Suara.com - Profil Tumiyana santer dikabarkan pasca pemerintah berencana memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Lalu siapa Tumiyana ini?
Untuk lebih tahu, profil Tumiyana, calon pemimpin ibu kota negara baru simak artikel ini sampai habis.
Bahkan baru- baru ini pemerintah telah mengumumkan nama "Nusantara" yang dipilih sebagai nama ibu kota negara baru. Hal tersebut telah diungkapkan dalam rapat Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) DPR dengan pemerintah di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Senin (17/1/2022) lalu.
Pemerintah juga sempat menyinggung nama-nama calon yang akan memimpin ibu kota negara baru. Berbeda dengan daerah lain, kabarnya ibu kota negara baru akan dikelola secara khusus oleh sebuah badan otorita.
Di mana pemimpin otorita akan ditunjuk dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Presiden Joko Widodo sempat menyatakan bahwa kandidat untuk menjadi pemimpin ibu kota negara baru memang banyak, termasuk di antaranya adalah Bambang Brodjonegoro, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Tumiyana, dan Azwar Anas.
Lantas, banyak yang penasaran dengan sosok Tumiyana, yang menjadi salah satu kandidat calon pemimpin ibu kota negara baru. Mari simak profil Tumiyana berikut ini:
Puncak Karier Tumiyana di Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Nama Tumiyana atau Tumiyono sebenarnya sudah tidak asing di BUMN konstruksi. Saat ini, Tumiyana menjabat sebagai Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika. Karirnya memang banyak dihabiskan di BUMN.
Sebelum akhirnya berlabuh ke Wika, Tumiyana merupakan Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP. Di PT PP, Tumiyana pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan, sebelum kemudian dirinya menjadi Dirut PT PP selama dua periode dari 2008-2016 dan 2016-2018.
Baca Juga: Wanti-wanti DPR Ke Pemerintah Soal IKN Baru: Jangan Terlalu Bebani APBN
Selain itu, Tumiyana juga tercatat pernah menjabat sebagai Komisaris PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Pengusaha Sukses di Sektor Peternakan
Tumiyana juga dikenal sebagai pengusaha sukses di sektor peternakan, di mana dirinya diketahui merupakan lulusan Teknik Sipil Universitas Borobudur. Tumiyana memiliki sebuah peternakan sapi besar di kampung kelahirannya, yaitu Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Dikutip dari beberapa sumber, Tumiyana diketahui mulai melakoni bisnis ternak sapi pada tahun 1995. Di masa awal, Tumiyana memulai dengan 16 ekor sapi. Sebagai modal untuk membeli sapi, Tumiyana sempat mengajukan pinjaman ke bank sebesar Rp200 juta pada saat itu.
Pilihan Tumiyana untuk menginvestasikan dana di bisnis sapi ternyata jitu. Dua puluh dua tahun memutar uang di bisnis tersebut, ternak sapi yang awalnya hanya 16 ekor kini sudah menjadi puluhan ribu ekor sapi. Selain menjalankan bisnis di bidang peternakan, ternyata Tumiyana juga merambah ke bisnis komoditas, seperti beras.
Itulah ulasan singkat mengenai profil Tumiyana, yang digadang-gadang menjadi pesaing Ahok dan kedua kandidat calon pemimpin ibu kota negara baru lainnya.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam
-
Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan
-
Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files