Suara.com - Anggota DPRD Jakarta fraksi PDI-Perjuangan, Gilbert Simanjuntak, mengritisi Gubernur Anies Baswedan yang sedang rajin mengetes perangkat pengeras suara atau sound system Jakarta International Stadium (JIS). Gilbert menilai seharusnya Anies lebih fokus mengurusi masalah ibu kota.
Dalam dua hari berturut-turut, Anies sudah mengundang Nidji dan Afgan untuk menguji coba sound system JIS. Ia bahkan ikut menonton langsung penampilan keduanya.
Misalnya pada 17 dan 18 Januari kemarin, bertepatan dengan tampilnya Nidji dan Afgan di JIS. Sejumlah pemukiman warga dan ruas jalan kebanjiran karena curah hujan tinggi.
Namun, Gilbert menyebut Anies malah asyik mengurus sound system JIS ketimbang memantau lokasi banjir.
"Saat ini banjir di Jakarta terjadi di beberapa titik, dan tidak satu pun yang ditinjau Gubernur, tidak seperti acara nyanyi di JIS yang sampai dua kali ditampilkan," ujar Gilbert kepada wartawan, Rabu (19/1/2022).
Tak hanya itu, Anies juga kerap kali mangkir dalam urusan penting. Ia mencontohkan mantan Mendikbud itu belum pernah memberikan penjelasan soal Formula E dan tak menghadiri banyak rapat paripurna.
"Hampir semua masalah yang timbul tidak pernah dijelaskan terbuka oleh Gubernur, entah karena takut atau alasan sakit gigi atau alasan lain, tidak pernah ada kejelasan," jelasnya.
Hujan deras sendiri diprediksi masih akan melanda Jakarta dalam beberapa waktu ke depan. Begitu juga dengan kasus temuan varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron yang terus meningkat setiap harinya.
Namun, Anies juga belum memberikan keterangan soal persiapan pihaknya.
Baca Juga: Sindirannya Dinilai Berkelas, Pengamat Sebut Anies Baswedan Punya Etika dalam Mengkritik
"Omicron juga semakin naik dan tidak ada penjelasan dari Gubernur mengenai kesiapan," kata Gilbert.
Saat mengundang Nidji, banyak pihak menilai Anies sedang menyindir balik Ketua Umum PSI sekaligus eks vokalis Nidji, Giring Ganesha. Bahkan dalam unggahannya, Anies juga menyebut penampilan Nidji tanpa Giring dengan sound system JIS sangat spektakuler dan tak ada suara sumbang.
Gilbert pun menyesalkan Anies yang malah menjawab kritikan Giring juga dengan suara sumbang yang sama.
"Malah yang dibahas adalah suara sumbang dengan menggunakan suara sumbang yang tidak merdu buat rakyat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Lagu Baru Giring Disorot, Politisi Gerindra: Siapa yang Baper, Siapa yang Santai
-
Picu Kemarahan Orang Sunda, Akun Instagram Arteria Dahlan Digeruduk Warganet
-
Sindirannya Dinilai Berkelas, Pengamat Sebut Anies Baswedan Punya Etika dalam Mengkritik
-
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Geram dan Tuntut Arteria Dahlan Minta Maaf
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat