Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum terlihat melakukan pengawasan langsung terhadap penanggulangan banjir di Jakarta Barat. Anies bahkan lebih memilih untuk bicara soal hebatnya perangkat pengeras suara atau sound system di Jakarta International Stadium (JIS).
Padahal, banjir di tiga Kelurahan di Jakarta Barat itu sudah terjadi sejak Selasa (18/1/2022) hingga Rabu (19/1/2022) siang. Bahkan, 815 orang terpaksa mengungsi karena air yang masuk pemukiman warga.
Pada Selasa malam, Anies lebih memilih untuk menceritakan pengalamannya menyaksikan artis musik Afgan menjajal sound system JIS melalui akun instagramnya, @aniesbaswedan. Sehari sebelumnya, Anies juga ikut menonton penampilan grup band Nidji di tempat yang sama.
"Sesudah Fadly dan Piyu menjajal sound system di Jakarta International Stadium bulan lalu, kini giliran Nidji dan Afgan yang check sound dan check venue di JIS," ujar Anies di akun instagramnya, Rabu (19/1/2022).
Anies menyebut JIS memang dirancang untuk memiliki banyak kegunaan selain pertandingan sepak bola. Fasilitas penunjangnya bisa membuat konser megah digelar.
"Seperti layaknya stadion kelas dunia lainnya, JIS memang dirancang multi fungsi termasuk untuk konser. Kita mau JIS bukan hanya lapangan rumputnya yang kelas dunia, tapi juga tata suara dan tata pencahayaannya," katanya.
Mantan Mendikbud itu bahkan berencana untuk melanjutkan uji coba sound system dengan artis lainnya. Hal ini menjadi rangkaian persiapan untuk peresmian dan pembukaan stadion kandang klub sepak bola Persija Jakarta itu.
"Serangkaian uji coba ini juga untuk mendapat masukan dari musisi-musisi di Indonesia sebelum JIS resmi dibuka. Dan kita masih akan melakukan uji coba dengan musisi lain dari genre musik yang berbeda," pungkasnya.
Jakarta Banjir
Baca Juga: Lagu Baru Giring Disorot, Politisi Gerindra: Siapa yang Baper, Siapa yang Santai
Sebelumnya, banjir yang melanda kawasan Jakarta Barat semakin parah hingga hari ini, Rabu (19/1/2022). Saat ini, banjir yang sudah terjadi sejak kemarin itu bahkan sudah menggenangi puluhan RT.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Muhamad Insyaf mengatakan, saat ini tercatat ada 64 RT dari tiga Kelurahan yang terendam banjir.
"Informasi genangan saat ini ada 89 RT," ujar Insyaf kepada wartawan, Rabu (19/1/2022).
Insyaf mengatakan banjir paling parah terjadi di Kelurahan Tegal Alur. Terdapat 64 RT yang terendam air hingga ketinggian maksimal 1 meter.
"Penyebabnya Curah Hujan Tinggi, ROB dan Luapan Kali Semongol," kata Insyaf.
Berita Terkait
-
Tak Ada Kejelasan Persiapan Banjir dan Omicron, Gilbert PDIP: Anies Sibuk Urus Sound System JIS
-
Lagu Baru Giring Disorot, Politisi Gerindra: Siapa yang Baper, Siapa yang Santai
-
Sindirannya Dinilai Berkelas, Pengamat Sebut Anies Baswedan Punya Etika dalam Mengkritik
-
Sejarah Banjir Jakarta Terparah Sepanjang Masa: Ketinggian Air Mencapai 7 Meter!
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi
-
Polisi Disebut Sulit Memahami Korban, Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli di Madina Berlarut-larut
-
Biar Nggak 'Minta-minta' di Jalan, DPR Minta Polri Hidupkan Lagi Dana Patroli
-
Sindir Polisi 'Ngumpet' di Lampu Merah, DPR Usul Dana Patroli Dihidupkan: Biar Nggak Nyetop Lagi!
-
Diperkosa di Tempat Kerja, Buruh Tuli di Sumatra Kini Menganggur dan Hidup dalam Trauma
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Diperkosa Saat Bekerja di Kebun Sawit, Buruh Tuli Justru Di-PHK dan Pelaku Belum Ditangkap
-
Dijaga LPSK! Andrie Yunus Belum Bisa Muncul ke Publik
-
Sikapi Demo Mahasiswa, Said PDIP Minta Pemerintah Jadi Pendengar yang Baik
-
BEM Bersatu Ternyata Mahasiswa Palsu? Deretan Kampus yang 'Diseret' Konpers Beri Klarifikasi Keras