Mendengar Ace, Risma kemudian memotong untuk meminta maaf. Namun pimpinan rapat meminta Risma tidak menyela apa yang sedang disamlaikan Ace.
"Kami mohon maaf sekali Pak Ace, mohon maaf sekali," ujar Risma.
"Jangan dipotong bu," pinta Yandri.
Ace sendiri menegaskan tidak memiliki permasalhan dengan Risma. Begitu juga dengan Yandri. Ia menegaskan bahwa permasalahan yang dibahas bukan antara Ace sebagai personal dengan Harry, melainkan antara Komisi VIII dengan mitra.
"Jadi bu menteri, Ini bukan lagi masalah Pak Sekjen dan Pak Ace, ini masalah Komisi VIII," kata Yandri.
"Saya sangat paham, makanya tadi kan saya pun siap satu per satu melakukan duduk di depan dan itu akan saya lakukan dengan pak sekjen. Saya minta pak sekjen ikut," kata Risma.
Pimpinan rapat Yandri lantas menerima usulan para anggota agar Harry dapat meninggalkan ruangan agar rapat bisa segera dilanjutkan
"Saya kira enggak perlu diperpanjang lagi, dan bu menteri gak usah memperpanjang lagi supaya enak semua. Tarpi pak sekjen sebaiknya meninggalkan tempat dulu bu kalau enggak gak mungkin ini berlanjut bu," ujar Yandri.
Risma sendiri juga meminta Sekjen Harry untuk minta maaf, walaupun akhirnya harus keluar dari ruang rapat sebagaimana permintaan Komisi VIII.
Baca Juga: Dua Bupati di Kaltara Minta Saran Risma Terkait Pencegahan Banjir di Malinau dan Nunukan
"Nanti pak sekjen harus minta maaf, kalaupun pak sekjen harus keluar, tapi Pak sekjen harus minta maaf. Baik pribadi ataupun unit saya minta maaf," ucap Risma.
Berita Terkait
-
Risma, Gibran Sampai Ahok Jadi Bahasan Internal PDI Perjuangan Sebagai Bakal Cagub DKI
-
Dua Bupati di Kaltara Minta Saran Risma Terkait Pencegahan Banjir di Malinau dan Nunukan
-
Mensos Risma Siap Bantu Penyediaan Mesin Perahu untuk Warga di Desa Perbatasan RI-Malaysia
-
Kunjungi Perbatasan RI-Malaysia, Mensos Risma Salurkan Bantuan Banjir
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan
-
Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara
-
Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi
-
Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!
-
PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah
-
Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap
-
Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan