Suara.com - Kabar terbaru, Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa, 18 Januari 2022 lalu. Simak profil Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin berikut.
Terbit Rencana Perangin-Angin bersama dengan lima orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji. Lima tersangka lainnya, di antaranya adalah Iskandar PA selaku Kepala Desa Balai Kasih yang merupakan saudara kandung Terbit, dan empat pihak swasta atau kontraktor masing-masing Marcos Surya Abdi, Shuhanda Citra , Isfi Syahfitra, dan Muara Perangin-angin. Mari simak ulasan tentang profil Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin yang telah dirangkum di bawah ini
Latar Belakang Terbit Rencana Perangin-Angin
Dilansir dari laman Wikipedia, Terbit Rencana Perangin-Angin lahir pada tanggal 24 Juni 1972. Terbit Rencana Perangin-Angin adalah Bupati Langkat Sumatera Utara sejak tanggal 20 Februari 2019 hingga terjerat kasus OTT KPK pada 18 Januari 2022.
Terbit Rencana Perangin-Angin pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Langkat periode 2014-2018. Bahkan, Terbit diketahui termasuk dalam daftar 10 calon kepala daerah terkaya menurut KPK.
Harta Kekayaan Terbit Rencana Perangin-Angin
Lantas, berapa kekayaan Terbit Rencana Perangin-Angin? Dikutip dari laman Elhkpn.kpk.go.id, total harta kekayaan yang dimiliki oleh Terbit Rencana Perangin-Angin yang dilaporkan ke KPK mencapai Rp 85.151.419.58 pada tahun 2020.
Harta tersebut terdiri atas 10 bidang tanah dan bangunan, 8 jenis alat transportasi, serta harta lain-lain. Untuk tanah dan bangunan, nilainya adalah Rp 3.790.000.000 yang tersebar di 10 titik Kabupaten Langkat. Salah satunya adalah tanag seluas 2.819 meter persegi dengan nilai Rp 590 juta.
Sementara itu, untuk alat transportasi, Terbit Rencana Perangin-Angin tercatat memiliki 8 jenis mobil. Mobil yang termahal yaitu Toyota Land Cruiser Tahun 2004 senilai Rp 230 juta. Sedangkan mobil yang termurah yaitu Toyota Yaris Tahun 2021 senilai Rp 90 juta.
Baca Juga: Mirip Kasus Korupsi Dodi Reza Alex, Bupati Langkat Tersangka Suap Proyek Infrastuktur
Selain tanah dan kendaraan, Terbit Rencana Perangin Angin juga diketahui memiliki surat berharga Rp700 juta, kas dan setara kas Rp 1.191.419.588, serta harta lain senilai Rp 78,3 miliar.
Terjerat Kasus Pengaturan Proyek
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan bahwa sekitar tahun 2020 hingga saat ini, Terbit Rencana Perangin-Angin selaku Bupati Langkat periode 2019-2024 bersama dengan tersangka ISK yang merupakan saudara kandungnya diduga melakukan pengaturan dalam pelaksanaan paket proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Langkat.
Terbit Rencana Perangin Angin bersama dengan Iskandar, Marcos, Shuhanda, dan Isfi selaku penerima "suap" disangkakan melanggar Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.
Sedangkan sebagai pemberi, Muara disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001.
Itulah profil Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin yang ditangkap KPK atas dugaan suap. Saat ini Terbit sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus yang dilakukan bersama saudara kandung dan beberapa orang lainnya.
Berita Terkait
-
Konstruksi Perkara Korupsi Bupati Langkat: Diduga Atur Proyek Bareng Saudara Kandung, Kutip Fee 16,5 Persen
-
Dari Walkot Bekasi Hingga Bupati Langkat, Tiga OTT KPK Di Awal 2022, Para Koruptor Kapan Jeranya?
-
OTT Awal Tahun Jerat Tiga Kepala Daerah, KPK Prihatin APBD Digunakan untuk Memperkaya Diri
-
Bupati Langkat Jadi Tersangka Kasus Suap, Uang Rp 786 Juta Diamankan KPK
-
Kena OTT, Bupati Langkat Terbit Rencana Tiba di KPK Menenteng Kantong Kresek
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita