Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyoroti keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Provinsi Banten yang baru tersedia di tiga wilayah. Di hadapan Gubernur Banten Wahidin Halim, Ma'ruf minta jumlah MPP di Banten bisa terpenuhi pada 2022.
Menurut Peraturan Presiden Nomor 89 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan MPP, pemerintah daerah kota/kabupaten wajib menyelenggarakan MPP di wilayah masing-masing.
Untuk diketahui, MPP di Banten baru tersedia di tiga wilayah dan lima daerah lainnya belum memiliki MPP.
"Kalau tidak salah di sini baru tiga MPP dari delapan kabupaten/kota. Saya minta yang segera seluruhnya itu dituntaskan di 2022 ini," kata Ma'ruf di Pendopo Gubernur Banten Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Jalan Syekh Nawawi Albantani Banten, Kamis (20/1/2022).
MPP menjadi upaya pemerintah agar kualitas pelayanan publik di setiap wilayah itu bisa mengalami peningkatan dalam segi kualitas.
Selain itu dengan adanya MPP, pelayanan publik diharapkan bisa lebih mudah, cepat dan tidak berbelit-belit.
"Karena ini menjadi bagian dari reformasi birokrasi, sekaligus juga untuk memberikan kepuasan publik dan kepercayaan investor," ujarnya.
Terkait masih kurangnya MPP di Provinsi Banten, Ma'ruf menyebut tidak ada masalah terkait hal tersebut. Bahkan menurutnya, tidak perlu ada pembangunan gedung baru untuk membentuk MPP di wilayah.
Apalagi, Ma'ruf menyebut kalau sistem pelayanan publik di MPP sudah bersifat online sehingga tidak memerlukan ruang yang luas untuk menampung pengunjung.
Baca Juga: Pemkot Metro Segera Bangun Mal Pelayanan Publik Tahun Ini
Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim juga mengungkapkan tidak ada masalah dari proses pembuatan MPP di wilayahnya. Adapun pelayanan publik juga sudah berjalan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Karena itu, untuk ke depannya ia akan mulai merancang bagaimana PTSP yang sudah ada kemudian dipindahkan ke MPP.
"Tadi saya cukup mengapresiasi pak Wapres bahwa memang tidak perlu (membangun gedung baru), selama ini kan pikirannya itu kalau bikin mal mesti gedung berlantai tiga dan sebagainya, tapi dengan arahan tadi insyallah 2022 semua kota/kabupaten akan kita bangun mal pelayanan publiknya."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek