Suara.com - Provinsi Banten baru memiliki dua mal pelayanan publik atau MPP dari target seharusnya delapan di setiap kota dan kabupaten. Melihat kondisi tersebut, Wakil Presiden Maruf Amin meminta agar Provinsi Banten bisa menambah MPP meskipun tidak menggunakan gedung baru.
Maruf menyebut dua MPP yang dimaksud itu terletak di Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Pandeglang. Sementara terdapat satu MPP di Kota Tangerang yang sudah operasional namun belum diresmikan.
Hal tersebut disampaikan Maruf saat memimpin rapat progres penyelenggaraan MPP dan pemberdayaan UMKM di Provinsi Banten.
"Ini perlu terus dikembangkan," kata Maruf dalam rapat di kantor Gubernur Banten, Kamis (20/1/2022).
Maruf mengungkapkan kalau pembangunan MPP di setiap kota dan kabupaten itu sudah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 89 Tahun 2021 tentang Mal Pelayanan Publik. Namun pembangunan MPP itu masih terkendala dari sisi gedungnya.
"Seringkali yang menjadi masalah itu pembangunan fisiknya," ujarnya.
Kata Maruf, pembangunan MPP itu tidak perlu menggunakan gedung baru, namun bisa memanfaatkan gedung lama yang sudah ada. Sementara penambahan fasilitas bisa dilakukan untuk mendukung sarana digitalnya.
"MPP tidak perlu gedung baru namun dapat dioptimalkan dengan yang ada saja. Dengan mengoptimalkan kemajuan teknologi digital."
Baca Juga: Warga Kampung Cibeulah Dialog dengan Wapres Maruf Amin Membahas Soal Relokasi Usai Gempa M 6,6
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga
-
AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya
-
Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah
-
Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai
-
Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!
-
Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka
-
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong
-
Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan
-
Hadir di Coinfest Asia 2026, COIN Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Aset Digital Tepercaya
-
Terima Audiensi Masyarakat Pati yang Tolak Demo, DPR: Tak Harus Selalu Turun ke Jalan