Suara.com - Seorang gadis yang merupakan anak yatim nekat jalan kaki mencari makan gratis. Ia menangis saat berusaha mencari makan gratis dengan bermodalkan Google Maps.
Cerita menyesakkan ini menjadi viral setelah dibagikan oleh akun TikTok @humairohazizalkat. Hingga berita ini dipublikasikan, video ini sedikitnya telah disaksikan 2 juta kali dan mendapatkan 220 ribu tanda suka.
"Nangis lagi ngedit ini ya Allah," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Jumat (21/1/2022).
Dalam video, gadis yatim itu sedang duduk lemas dan menangis. Ia ternyata baru saja berjalan kaki mencari makan gratis dengan dipandu Google Maps.
Gadis ini mengakui terpaksa melakukan hal itu karena sudah tidak kuat menahan lapar sejak semalam. Ia pun berusaha mencari warung makan yang menawarkan makanan gratis.
"Ini adalah momen di mana dia bilang bahwa cari-cari warung makan gratis di Google Maps karena udah gak kuat menahan lapar dari semalam. Ia betul-betul tak mampu lagi menahan tangis."
Saat mencari warung makan gratis, gadis itu lemas di jalan karena sudah tidak kuat. Ia akhirnya meminta tolong melalui WhatsApp atau WA agar dibantu mencari makan.
"Tapi karena jarak lumayan jauh kalau jalan kaki dan sudah tidak ada tenaga karena lemas, akhirnya mereka meminta tolong lewat WA."
Ayah gadis tersebut telah meninggal dunia. Sedangkan ibunya juga disebut telah meninggalkan dirinya. Alhasil, gadis itu harus tinggal di jalanan dan merasakan kerasnya hidup.
Setiap hari, gadis itu juga mencari makan dari belas kasihan tetangga dan orang-orang. Ia juga kerap tidak makan jika tidak ada yang memberi. Bahkan, minum saja juga harus meminta tetangga.
Kondisinya semakin memprihatinkan karena harus tidur beralas sarung. Ia hanya memiliki 3 helai pakaian untuk kebutuhan sandang sehari-harinya.
"Bayangkan, bapak telah meninggal dan ibu pergi entah kemana. Dia lalu tinggal di jalanan, kadang makan kadang enggak. Tidur di lantai, baju hanya tiga helai."
"Mereka gak punya apa-apa, bahkan air minum pun minta ke tetangga. Tidur hanya beralas sarung. Bantal dipinjamkan. Semua kosong, sendok satu pun mereka gak punya."
Sang gadis mengakui tidak memiliki sanak keluarga. Ia harus berjuang seorang diri untuk bertahan hidup setiap harinya. Perjuangan anak yatim itu tentu menjadi pelajaran berharga.
"Tidak punya sanak saudara satu pun. Sudah bertahun-tahun lamanya dan mereka hadapi sendiri. Perjuangan hidup yang betul-betul tidak mudah."
Tag
Berita Terkait
-
Kronologis Kecelakaan Balikpapan, Pengakuan Sopir Truk Tronton Bikin Kaget Ternyata Dia Melakukan Ini
-
8 Potret Rumah Makan Gratis Baim Wong, Langsung Ludes Belum Sejam!
-
Wanita Ini Kena Apes Saat Cari Pemilik Mobil yang Parkir Sembarangan, Endingnya Diserbu Warganet, Apa Sebab?
-
Pemesan Tak Mau Terima Paket, Penjual Nangis Kejer Rugi Bandar Banyak Paket COD Dikembalikan
-
Kakek Terkapar di Bus, Cewek Ini Rekam Sambil Tanya Itu Pingsan Atau Meninggal
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi