Suara.com - Mulai tahun 2022, pendidikan tatap muka (PTM) kembali dimulai dengan cakupan kapasitas murid yang lebih banyak. Tentu saja ada sejumlah tata tertib yang harus dipatuhi apabila kembali masuk sekolah, termasuk soal tatanan rambut bagi setiap siswa.
Biasanya siswa diminta untuk memotong pendek rapi rambutnya. Bukan hanya itu, di beberapa sekolah juga siswa dilarang menggunakan model tertentu seperti skin, di mana rambut dipangkas dengan membentuk "jalan kutu".
Karena itulah, siswa di video viral yang diunggah akun TikTok @daffaafauzzan berikut ini sampai menghalalkan segala cara demi menghindari amukan guru lantaran rambutnya terlanjur dipangkas dengan model skin. Tak tanggung-tanggung, ia sampai nekat mewarnai kepalanya dengan spidol!
"Dikira masuk nya masih lama geh wkwkwkw," tulis pemilik akun di kolom caption unggahannya, seperti dikutip Suara.com pada Senin (24/1/2022).
Tampak di video tersebut "jalan kutu" di rambut seorang siswa bermasker hitam tengah diwarnai dengan spidol oleh kawan sekelasnya. "Item banget," ujar kawan sekelasnya yang diamanahi untuk memberi warna pada kulit kepala siswa tersebut.
Aksi nekatnya ini sontak menjadi viral dan diramaikan dengan banyak komentar warganet. Menariknya, ternyata usaha super niat ala siswa tersebut juga dilakukan oleh banyak warganet lain, tentu dengan alat yang berbeda. Ada yang menggunakan bolpen hingga meminjam pensil alis dari teman perempuan di kelasnya.
"Pakek pensil alis bang, kalo gw buat nutupin alis yang di skin," tutur seorang warganet.
"Persisi jaman gua smp, tapi pake pulpenn," kata warganet lain.
"Dulu waktu SMA alis teman gw kek gitu gw pakein pulpen ga ketahuan wkwkw," ujar yang lain menambahkan.
Baca Juga: Viral Pria Kesal saat Antar Barang COD, Pembeli Bayar Pakai Uang Recehan Hasil Menabung
"Bawa arang sama kuas aja bang lain kali, tahan seharian," seloroh warganet.
"Dulu alis gue juga gue tutupin pake spidol," tutur warganet.
"Plotwist : ternyata gurunya liat video ini," ungkap warganet lain. "Bencana wkwkwk," balas sang pemilik video.
Kalau kalian, adakah pengalaman mengakali tata tertib sekolah seperti video viral TikTok tersebut? Video selengkapnya bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Viral Pria Kesal saat Antar Barang COD, Pembeli Bayar Pakai Uang Recehan Hasil Menabung
-
Paman Coba Urus Keponakan, Penampakan Anak Perempuan ini Bikin Publik Syok: Astaghfirullah
-
Viral Nagita Slavina Balik Botol Saus yang Hampir Habis, Warganet: Kirain Langsung Dibuang
-
Pria Diduga ODGJ Terekam Sedang Salat, Aksinya Bikin Warganet Terenyuh: Jiwanya Terganggu Hatinya Tidak
-
Kocak! Adakan Hiburan di Tengah Jalan, Aksi Bapak-Bapak Lewat Ikut Joget Bikin Ngakak
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
PP Muhammadiyah Tegaskan Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Organisasi
-
Cegah 'Superflu' Sekarang! Dinkes DKI Ajak Warga Jakarta Kembali Perketat Cuci Tangan dan Masker
-
Tangis Staf Keuangan Pecah di Sidang MK: Melawan 'Pasal Jebakan' Atasan dalam KUHP Baru
-
Tragedi Maut KLM Putri Sakinah, Nakhoda dan ABK Resmi Jadi Tersangka Tewasnya 4 WNA
-
PDIP Gelar HUT ke-53 dan Rakernas di Ancol, Tegaskan Posisi sebagai Partai Penyeimbang
-
PDIP Kecam Pelaporan Terhadap Pandji ke Polisi: Bentuk Intimidasi dan Pembungkaman Suara Rakyat
-
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
-
MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan
-
Gubernur Pramono Targetkan PAM Jaya IPO di 2027 dan Layani 100 Persen Warga pada 2029
-
Polda Hentikan Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru, Keluarga Protes Alasan Polisi