"Cuma saya posisi di Tulungagung, jadi gak dateng," lanjutnya dalam cuitan tersebut.
Pengakuannya mendapatkan undangan wawancara kerja di Menara Saidah itu sontak menghebohkan warganet Twitter. Tidak sedikit warganet yang mengingatkan bahwa undangan wawancara kerja di Menara Saidah itu diduga merupakan penipuan karena Menara Saidah sudah lama tidak digunakan.
"Waduhh kalo beneran ada yang diundang ke Menara Saidah ini ngeri banget sih, bukan soal angkernya tapi gedung ini kosong bertahun-tahun. Takut dipake buat yang enggak-enggak dengan dalih undangan test/interview kerja," tulis salah seorang warganet.
"Ini Menara Saidah, udah lama gak dipake dan terkenal angker. Dulu film horror tentang lantai 13 (gua lupa namanya) terinspirasi dari kisah horror gedung ini. Kisah yang terkenal, dulu pas gedung ini masih buka, sering ada orang dateng bilang diundang interview ke lantai 13," ujar warganet.
"Kira-kira kalo calon interview ke situ. Terus gojek minta dianter kesitu, ada gak ya? Setelah cari di grup gojek Jakarta, eh ada ternyata kawan," tulis warganet.
"Drop undangan interview-nya nder. Bisa buat jaga-jaga yang lain kalau dapat undangan di situ. Berarti company tersebut abal-abal. Bayangkan aja kamu dari Tulungagung beneran otw ke sana kan ya," imbuh yang lain.
Sejarah Menara Saidah
Merujuk artikel Suara.com pada Senin (24/1/2022), Menara Saidah memiliki sejumlah cerita menyeramkan sehingga disebut sebagai gedung angker karena sudah lama tidak ditempati. Bahkan ada kabar jika menara ini memiliki kesalahan dalam pembangunan sehingga bangunan menjadi miring.
Menara Saidah merupakan sebuah gedung terbengkalai yang terletak di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur. Gedung ini mulai dibangun pada tahun 1995 dan selesai pada tahun 1998 oleh PT Hutama Karya. Setelah dibangun, gedung ini diberi nama Gedung Gracindo yang dimiliki oleh PT Mustika Ratu.
Baca Juga: 6 Fakta Menara Saidah Jakarta, Kisah Mistis Lantai 14 Hingga Sosok Saidah Abu Bakar Ibrahim
Pada tahun 2001, gedung ini direnovasi, diresmikan dan diganti nama menjadi Menara Saidah oleh Saidah Abu Bakar Ibrahim. Gedung ini kemudian digunakan sebagai gedung perkantoran. Kementerian Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia juga pernah menyewa tempat di Menara Saidah untuk dijadikan sebagai kantor.
Gedung ini memiliki desain arsitektur Romawi memiliki 28 lantai yang dibangun dengan biaya mencapai Rp 50 miliar.
Pada tahun 2007, Menara Saidah diputuskan untuk ditutup karena pondasi gedung miring akibat kesalahan konstruksi yang dapat membahayakan keselamatan penghuni. Pada saat itu pihak pemilik dan Suku Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) tidak memberikan penjelasan terkait dengan penutupan Menara Saidah.
Pada pertengahan tahun 2015 sempat ada kegiatan renovasi di Menara Saidah namun renovasi tersebut hanya berlangsung selama dua bulan.
Berita Terkait
-
Viral Netizen Ngaku Dapat Panggilan Kerja, Melongok dari Dekat Menara Saidah Gedung Angker di Jakarta, Bikin Merinding?
-
Siapa Pemilik Menara Saidah? Gedung Kosong Milik Suami Inneke Koesherawati yang Penuh Kontroversi
-
Sejarah Menara Saidah Jakarta, Gedung Kosong yang Lagi Viral di Medsos Karena Angker
-
Viral Pengakuan Orang Dapat Undangan Wawancara Kerja di Menara Saidah, Warganet Merinding
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung