Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut ada tiga alasan Ibu Kota dipilih untuk menggelar dua agenda G20 jalur keuangan atau finance track. Padahal, belakangan ini kasus penularan Covid-19 di Jakarta kembali melonjak.
Alasan pertama, kata Riza, karena cakupan vaksinasi Covid-19 di Jakarta sudah cukup tinggi ketimbang daerah lain. Dari target 10 juta orang, pihaknya mampu melampaui hingga 120 persen.
“DKI ini kelebihannya vaksinnya sudah lebih dari 120 persen di antaranya,” ujar Riza di Balai Kota DKI, Rabu (26/1/2022).
Tak hanya itu, sarana dan prasarana di Jakarta untuk menggelar dua agenda G20 juga disebutnya sudah siap. Tingkat pengamanan dan fasilitas kesehatannya juga sudah memadai.
“Berbagai dukungan dan sarana prasana jauh lebih siap sebagai Ibu Kota negara. Pengamanannya Insha Allah kita siap,” tuturnya.
Riza mengakui memang di awal tahun bahaya yang dihadapi selain pandemi Covid-19 adalah banjir. Namun, politisi Gerindra ini menyatakan masalah ini sudah siap ditanggulangi agar tidak mengganggu G20.
"Insha Allah banjir dapat kita tangani, kita kendalikan, tidak akan mengganggu kegiatan G20 yang direncanakan dipindah dari Bali ke Jakarta," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang