Suara.com - Curhatan seorang pengguna Twitter atau yang kerap dipanggil sender menjadi viral. Sender ini menceritakan tetangganya yang kerap menuduh keluarganya memakai pesugihan sampai "tuyul".
Kisah ini dibagikan oleh akun Twitter @/SeputarTetangga. Akun ini membagikan tangkapan layar curhatan sender tersebut yang diklaim mirip dengan kasus "babi ngepet" di Depok, Jawa Barat tahun lalu.
"Wkwkwkwk. Jadi keinget ibu-ibu babi ngepet Depok kan. Hati-hati dipersekusi ya kak. Untung tuyulnya dah ketahuan pulangnya ke mana," tulis akun ini sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Jumat (28/1/2022).
Sender ini menceritakan barusan kedatangan teman ibunya. Teman sang ibu itu mengabarkan jika dirinya baru saja mendengar gosip dari tetangga mengenai keluarga sang sender.
Menurut teman ibunya, tetangga menuduh keluarganya memakai pesugihan. Tak sampai di situ, sang tetangga bahkan menyebut jika keluarganya menggunakan saudara sendiri menjadi tumbal hingga meninggal.
"Halo min, mau curhat nih. Jadi kemarin temen ibuku datang terus kasih tahu kalau keluargaku lagi digosipin pesugihan dan yang jadi tumbal almarhum bapaknya tanteku (iparnya ibu)," cerita sang sender.
Tuduhan itu tentu membuat sang sender merasa kesal. Ia tidak habis pikir masih ada orang percaya pesugihan sekarang ini. Semakin mengejutkan, rumor itu ternyata sudah berhembus sejak kakaknya masih kecil.
"What the hell coy, 2022 China sudah mau bikin Matahari, di sini masih percaya pesugihan. Dilihat dari mana si keluargaku pakai gituan. Ternyata pas kakakku cerita, ternyata rumor ini udah ada dari pas dia SD."
Temen ibu sang sender lantas mengakui hampir percaya rumor itu. Hal ini berawal saat uangnya hilang sehingga berpikir keluarga sang sender menyimpan "tuyul".
Baca Juga: Aksi Sales Curi Motor Display Terekam CCTV, Warganet: Kok Kayak Kenal Ya
"Nah pernah temen ibuku ini uangnya hilang, dia hampir percaya sama rumor kalau keluargaku nyimpen tuyul."
Namun, teman ibunya akhirnya tidak mempercayai rumor keluarga sender menyimpan tuyul.
"Nah pas temennya dia yang bisa lihat barang gaib main ke rumahnya itu, eh papasan sama si tuyul terus diikutin. Ternyata pulangnya gak ke rumahku malahan ke rumah tetanggaku yang beda RT."
Sang sender sendiri hanya bisa kesal dengan sang tetangga yang seenaknya menyebarkan rumor tidak benar tentang keluarganya.
"Ini mulut tetangga enaknya diapain sih?"
Curhatan sender ini langsung mendapatkan atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitan tersebut sedikitnya telah mendapatkan 30 retweet dan 233 tanda suka.
Berita Terkait
-
Aksi Sales Curi Motor Display Terekam CCTV, Warganet: Kok Kayak Kenal Ya
-
Wanita Ini Tak Sadar Pakaian Dalam Terekam Kamera saat Siaran Langsung, Warganet Heboh
-
Viral Video Aksi Komplotan Emak-emak Maling Baju di Butik, Bikin Publik Geram
-
Seorang Pria Tulis Sebuah Kata Pakai Saus di Piring Makanannya, Dikira Mau Bucin, Ternyata...
-
Viral Driver Ojol Kerja Sambil Gendong Anak, Warganet Nangis: Ayah Terbaik
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura