Alasannya agar polisi akan bisa lebih memprioritaskan penanganan hal lain.
Namun menurut Alex, ini bisa menimbulkan persepsi jika "polisi tidak melaksanakan tugas mereka".
"Mereka mencoba melakukan yang terbaik dengan sumber daya yang terbatas," katanya.
Alex juga mengatakan sejumlahpolisi mengalami masalah kesehatan mental karena meningkatnya tekanan dalam pekerjaan mereka.
"Anggota kami bekerja terlalu keras, sehingga kami tahu adanya sejumlah masalah kesehatan mental di seluruh kantor polisi di Canberra," katanya.
"Anggota polisi bisa bekerja 15 jam sehari selama 16 hari berturut-turut, karena rekan yang lain tidak bisa masuk.
"
"Penting sekali pemerintah ACT menambah dana sebelum keadaan semakin memburuk, misalnya polisimengambil jalan sendiri sepertipenyalahgunaan alkohol dan yang lainnya."
"Tindak kejahatan lebih rendah di Canberra
Menurunnya jumlah anggota polisi di Canberra juga telah menurunkan tindakan kriminal yang dilaporkan.
Baca Juga: Mantap! Adakan Kajian Ramadhan, KBRI Canberra Bahas Kesehatan Mental
Neilmengatakan kejahatan terkaitproperti menurun tajam selama masa pandemi COVID-19.
Menurut Komisi Produktivitas, warga Canberra pada umumnya merasa lebih aman dibandingkan warga Australia yang tinggal di kawasan lain.
Dalam perkiraan di tahun 2019-2020, dari kombinasi data survei dan laporan polisi, warga Canberra lebih kecil kemungkinan menjadi korban serangan fisik, pencurian mobil, dan juga kemalingan di rumah dibandingkan warga di negara bagian lain.
Warga Canberra juga membuat laporan lebih sedikit mengenai perilaku polisi dibandingkan warga di kota lain.
Mereka juga merasa lebih aman beraktivitas di luar dan tempat-tempat umumdan merasa narkoba bukan terlalu masalah besar.
Tapi warga ACT mengalami tingkat pencurian mobil dan kerusakan properti lebih tinggi.
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dariABC News
Berita Terkait
-
Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026
-
Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T
-
Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat
-
Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang
-
5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular