Suara.com - Pemprov DKI Jakarta rutin melakukan pemeriksaan dengan Whole Genome Sequencing (WGS) pada orang dengan kriteria tertentu. Ternyata, belakangan ini kebanyakan hasilnya para pasien terjangkit varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron.
Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI, Widyastuti. Selain omicron, masih ditemukan juga berbagai varian lain virus corona.
"Hampir 80-90 persen hasil WGS di DKI itu Omicron. Sisanya belum keluar hasilnya atau varian yang lain," ujar Widyastuti di Balai Kota DKI, Jumat (28/1/2022).
Meski sudah banyak ditemukan, Widyastuti meminta masyarakat tidak perlu panik. Apalagi orang yang terjangkit omicron tidak sampai seberat varian delta.
"Nah mengerucut dari berbagai jurnal-jurnal bahwa Omicron tidak seberat varian lain, dan diinfokan bahwa tidak langsung mengenai paru-paru. Ini gejalanya lebih ringan," jelasnya.
Jika memang sudah terpapar omicron, Widyastuti mengimbau agar masyarakat cukup beristirahat dan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.
"Pastikan vaksinnya sudah tercukupi dengan benar, diharapkan seandainya kena itu tidak menimbulkan gejala berat dan hanya tanpa gejala atau ringan saja," pungkasnya.
Hingga kini terdapat sebanyak 2.404 orang yang terinfeksi Omicron. Dari jumlah itu, sebanyak 1.309 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 1.095 kasus merupakan transmisi lokal.
Baca Juga: Demo di Depan Balai Kota Malang, YKMI Desak Pemerintah Gunakan Vaksin Halal
Berita Terkait
-
Ada Kasus Positif Covid-19 di Sekolah, Perlukan PTM Dihentikan dan Sekolah Ditutup?
-
Kasus Covid-19 RI Hari Ini Nyaris Tembus 10 Ribu, Wamenkeu Minta Semua Anak Buah Waspadai Gelombang Omicron
-
Demo di Depan Balai Kota Malang, YKMI Desak Pemerintah Gunakan Vaksin Halal
-
Wow! Penambahan Kasus COVID-19 Mencapai 9.905 Pasien Per Hari, Terbanyak DKI Jakarta
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!