Suara.com - Viraha Dharma Bakti yang berlokasi di kawasan Glodok, Jakarta Barat dipadati pengunjung saat perayaan Imlek pada Selasa (1/2/2022) hari ini. Masyarakat hadir untuk beribadah menyambut dengan penuh sukacita Tahun Macan Air yang dimulai 1 Februari hingga 21 Januari 2023 mendatang.
Salah satu warga di lokasi, Liem (40) bersyukur masih bisa merayakan perayaan Imlek pada tahun ini meski pandemi Covid-19 hingga kini masih berlangsung. Warga Tambora, Jakarta Barat itu berharap, perayaan Imlek pada tahun ini bisa dijadikan momentum untuk memupuk rasa persatuan.
"Saya sebenarnya bersyukur ya karena memang PPKM sudah agak kendur ketika bertepatan dengan Imlek. Mudah-mudahan di tahun Macan Air, seluruh warga DKI, bahkan Indonesia bisa mendapatkan kemakmuran walau di tengah pandemi dan mudah-mudahan ini jadi momentum bersama untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," ujar Liem.
Liem yang datang bersama anak dan istri mengaku akan langsung pulang ke rumah setelah acara selesai. Bersama keluarga, Liem akan merayakan Imlek secara sederhana dengan makan bersama.
"Abis dari sini saya langsung pulang, keluarga juga masak-masak di rumah. Saya cukup senang karena saya bisa melihat orang-orang dalam keadaan sehat dan berkumpul untuk berdoa bersama," sambungnya.
Pantauan Suara.com di lokasi, Vihara Dharma Bakti masih dipenuhi pengunjung. Mereka silih berganti melangsungkan ibadah di lokasi tersebut.
Di samping itu, aparat gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan security Wihara mengatur agar jemaat masuk secara teratur. Hingga saat ini, masih banyak pengunjung yang masih antre untuk masuk beribadah ke dalam Wihara Dharma Bhakti.
Para pengunjung yang dominan menggunakan pakaian serba merah juga diminta untuk melepaskan alas kaki sebelum menaiki anak tangga sesuai dengan arahan pengurus.
Di area ibadah, penghung saling bergantian melakukan rangkaian peribadatan. Mulai dari membakar batang dupa hingga berdoa.
Baca Juga: Tahun Baru Imlek, Ganjar Pranowo Kunjungi Veteran Perang Keturunan Tionghoa, Murid Pelukis Dullah
Berita Terkait
-
Tahun Baru Imlek, Ganjar Pranowo Kunjungi Veteran Perang Keturunan Tionghoa, Murid Pelukis Dullah
-
Sambut Tahun Baru Imlek, TokoMall Hadirkan Koleksi NFT Edisi Premium
-
BMKG Prediksi Adanya Bibit Siklon 99S, Wilayah Denpasar Bali Diperkirakan Hujan Ringan Hari Ini
-
Rayakan Imlek, Vihara Amurwa Bhumi Graha Bandar Lampung Bagi 3 Ribu Angpau
-
Sambut Imlek, Instagram Luncurkan Stiker dan AR Filter Spesial Tahun Baru Macan Air
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius