Bidang kerja sama antara UEA dan Israel adalah keberlanjutan, penelitian dan pengembangan, pertanian, kedokteran, dan teknologi keuangan.
Kerja sama teknologi "Khususnya perubahan iklim adalah tantangan yang dihadapi semua negara di kawasan ini.
Dan satu-satunya cara untuk menghadapinya adalah bekerja sama," kata Sebastian Sons, pakar Timur Tengah di Pusat Penelitian dan Penerapan Kemitraan Timur Tngah CARPO, yang berbasis di Jerman.
"Israel secara teknologi adalah pemain yang paling berkembang di kawasan ini dan oleh karena itu merupakan mitra kolaborasi yang menguntungkan," katanya kepada DW dalam wawancara telepon.
Sebastian Sons juga menunjukkan, negara-negara yang belum menandatangani dokumen diplomatik dengan Israel, seperti Oman atau Arab Saudi, akan dapat memetik manfaat kerja sama serupa.
"Dari sudut pandang teknologi, mereka membutuhkan Israel dan tidak dapat menghadapi tantangan ini sendirian," katanya.
Jalan masih panjang untuk Arab Saudi "Arab Saudi akan menjadi hadiah besar bagi Israel," kata Yoel Guzansky, seorang peneliti senior di Institut Studi Keamanan Nasional (INSS) yang berbasis di Tel Aviv.
Selama bertahun-tahun, Saudi telah mempertahankan hubungan dengan Israel, walaupun secara tidak resmi.
Namun, masih banyak isu sensitif, misalnya tentang penyelesaian konflik Palestina dan solusi dua negara.
Baca Juga: Uni Emirat Arab Tangkal Rudal Houthi Saat Kunjungan Presiden Israel
Pada saat yang sama, Guzansky juga melihat banyak persamaan kepentingan, misalnya untuk menghadapi Iran. Tapi jalan ke sana masih panjang.
"Normalisasi belum mungkin karena Arab Saudi memiliki lingkaran anti-Israel yang jauh lebih kuat, termasuk Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud," kata Sebastian Sons.
Namun media Israel melaporkan, Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan mantan pemimpin Israel Benjamin Netanyahu telah melakukan beberapa pembicaraan tidak resmi selama beberapa tahun terakhir.
Karena itu, sebagian kalangan percaya bahwa di masa depan "kerja sama di bidang militer, ekonomi atau energi akan meningkat."
Satu hal mungkin menjadi isyarat tentang "hubungan tidak resmi" Israel-Arab Saudi.
Di saat Presiden Isaac Herzog berkunjung ke UEA, Arab Saudi mengizinkan pesawat Israel terbang melewati wilayah udaranya. (hp/as)
Berita Terkait
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Dibalik Angkernya Tanah Sengketa: Benarkah Terinspirasi dari Tragedi Nyata yang Ditutupi?
-
Zico Ingatkan Timnas Brasil Waspadai Kekuatan Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan