News / Internasional
Rabu, 02 Februari 2022 | 07:51 WIB
DW

Bidang kerja sama antara UEA dan Israel adalah keberlanjutan, penelitian dan pengembangan, pertanian, kedokteran, dan teknologi keuangan.

Kerja sama teknologi "Khususnya perubahan iklim adalah tantangan yang dihadapi semua negara di kawasan ini.

Dan satu-satunya cara untuk menghadapinya adalah bekerja sama," kata Sebastian Sons, pakar Timur Tengah di Pusat Penelitian dan Penerapan Kemitraan Timur Tngah CARPO, yang berbasis di Jerman.

"Israel secara teknologi adalah pemain yang paling berkembang di kawasan ini dan oleh karena itu merupakan mitra kolaborasi yang menguntungkan," katanya kepada DW dalam wawancara telepon.

Sebastian Sons juga menunjukkan, negara-negara yang belum menandatangani dokumen diplomatik dengan Israel, seperti Oman atau Arab Saudi, akan dapat memetik manfaat kerja sama serupa.

"Dari sudut pandang teknologi, mereka membutuhkan Israel dan tidak dapat menghadapi tantangan ini sendirian," katanya.

Jalan masih panjang untuk Arab Saudi "Arab Saudi akan menjadi hadiah besar bagi Israel," kata Yoel Guzansky, seorang peneliti senior di Institut Studi Keamanan Nasional (INSS) yang berbasis di Tel Aviv.

Selama bertahun-tahun, Saudi telah mempertahankan hubungan dengan Israel, walaupun secara tidak resmi.

Namun, masih banyak isu sensitif, misalnya tentang penyelesaian konflik Palestina dan solusi dua negara.

Baca Juga: Uni Emirat Arab Tangkal Rudal Houthi Saat Kunjungan Presiden Israel

Pada saat yang sama, Guzansky juga melihat banyak persamaan kepentingan, misalnya untuk menghadapi Iran. Tapi jalan ke sana masih panjang.

"Normalisasi belum mungkin karena Arab Saudi memiliki lingkaran anti-Israel yang jauh lebih kuat, termasuk Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud," kata Sebastian Sons.

Namun media Israel melaporkan, Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan mantan pemimpin Israel Benjamin Netanyahu telah melakukan beberapa pembicaraan tidak resmi selama beberapa tahun terakhir.

Karena itu, sebagian kalangan percaya bahwa di masa depan "kerja sama di bidang militer, ekonomi atau energi akan meningkat."

Satu hal mungkin menjadi isyarat tentang "hubungan tidak resmi" Israel-Arab Saudi.

Di saat Presiden Isaac Herzog berkunjung ke UEA, Arab Saudi mengizinkan pesawat Israel terbang melewati wilayah udaranya. (hp/as)

Load More