Suara.com - Mobil MPV singkatan dari 'Multi Purpose Vehicle' artinya mobil serba guna. Mobil MPV didesain untuk memprioritaskan kapasitas penumpang.
Berbeda dengan mobil jenis lainnya, mobi MPV dapat dimuat hingga 7 orang penumpang bahkan lebih. Mobil MPV sendiri ditujukan sebagai mobil keluarga.
Tetapi kegunaan mobil MPV tidak hanya sebagai mobil keluarga yang memuat banyak penumpang. Mobil MPV juga digunakan untuk mengangkut benda lainnya.
Seorang pengguna media sosial TikTok @rizqy.haryanto memperlihatkan sebuah mobil MPV yang dipakai untuk mengangkut jerami.
Dalam rekaman video terlihat aktivitas petani yang sedang panen padi di sawah. Sepanjang jalan pinggir sawah terdapat tumpukan jerami yang menggunung.
Banyak orang yang mengangkut tumpukan jerami tersebut. Salah satunya yakni pria baju biru lengan panjang ini.
Dia juga ikut mengangkut jerami yang ada di pinggir jalan itu. Menariknya dia mengangkut jerami dengan mobil MPV yang terlihat seperti baru.
Pria tersebut dengan santai memasukkan jerami yang diangkut ke dalam mobil MPVnya.
Angkut jerami pakai mobil MPV
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Ungkap Menteri yang Diduga Gay, Ciri-Cirinya Dia Menteri Pertama yang...
Ketika perekam video melontarkan gurauan pada pria ini. Dia hanya tersenyum mendengar gurauan itu.
"Gakpopo larang sapine, deloken mobile kinyis-kinyis (Enggak apa-apa mahal sapinya, lihat mobilnya baru)" ucap perekam video sambil tertawa.
Sejak diunggah Selasa (01/02/2022) kemarin, video ini sudah ditonton 278 ribu kali oleh pengguna TikTok. Video tersebut pun dibanjiri komentar dari warganet.
Para warganet mengatakan apabila pekerjaan petani tidak sembarangan alias bikin orang kaya.
"Ngene ki lo sugihe wong tani ora sombong (Begini lo kayanya orang tani enggak sombong)" kata warganet lain.
"Kena mental enggak yang suka menghina petani. Sana lihat petani mah luar biasa. Mobil keren saja pakai mengangkut rumput," tulis lainnya.
"Kalau orang tani ya begitu. Itu dulu waktu beli ya hasil dari bertani. Ya sekarang dipakai untuk mengangkut hasil tani," timpal warganet lain.
Beberapa warganet berpendapat jika sapi yang mahal lebih berharga daripada mobil.
"Sayang mobil bukan, sayang sapi iya," ujar seorang pengguna TikTok.
"Sapinya biar gemuk sebab mobilnua dapat dari sapi. Pokoknya mobil bagus untuk wadah jerami tidak apa-apa. Penting sapinya kenyang," sahut yang lain ditulis dengan Bahasa Jawa.
"Jelas mahal sapinya, sapinya dijual bisa untuk beli mobil," imbuh pengguna TikTok lainnya.
Kontributor : Haqia Alfariz Ramadhani
Tag
Berita Terkait
-
Pengemudi Mobil Berstiker Ormas Tabrak Pemotor hingga Tewas di Medan Ternyata Emak-emak, Rupanya Tak Biasa Bawa Matic
-
Sekuat Kinan Layangan Putus, Wanita Ini Viralkan Sendiri Chat Perselingkuhan Suaminya: Joss!
-
Nyesek! 30 Tahun Kerja di Saluran Air Tak Dibayar, Upah Ternyata Diambil Teman
-
CEK FAKTA: Nikita Mirzani Tantang Tes DNA Buat Buktikan Cucu Nabi, Hasilnya Ngibul, Benarkah?
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Menteri yang Diduga Gay, Ciri-Cirinya Dia Menteri Pertama yang...
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
-
Jadwal Mudik Gratis Pemprov Jakarta, Perjalanan Balik ke Ibukota Juga Gratis
-
Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?
-
BMKG: Cuaca Hari Ini Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Hampir di Semua Daerah
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer