Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Mohamad Taufik setuju dengan pernyataan Gubernur Anies Baswedan yang meminta masyarakat tidak panik, meski angka kasus Covid-19 belakangan ini mulai meroket. Pasalnya, tingkat keterisian Rumah Sakit (RS) disebutnya masih belum bermasalah.
Taufik mengakui memang saat ini RS mulai penuh. Namun, kata dia, kebanyakan yang terisi adalah RS swasta oleh kalangan masyarakat mampu.
"Lah iya kita gak boleh panik. RS yang banyak terisi itu RS swasta," ujar Taufik saat dikonfirmasi, Rabu (2/2/2022).
Taufik tak menyebutkan secara rinci data RS swasta dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik pemerintah. Ia hanya menyebutkan RSUD saat ini kondisinya masih lebih sepi.
"RS yang banyak terisi itu RS swasta, coba cek di RSUD, agak sepi," jelasnya.
Keterisian RS swasta yang meroket disebutnya terjadi karena kalangan masyarakat mampu enggan menjalani isolasi mandiri. Mereka lebih memilih untuk dirawat di Rumah Sakit yang lebih aman meski harus membayar lebih.
"Artinya orang yang mampu dia gak mau isolasi mandiri di rumah, dia maunya di RS. Jadi kami gak boleh panik," pungkasnya.
Alasan Belum Setop PTM 100 Persen
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebelumnya, mengatakan pihaknya belum mau menghentikan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Menurutnya, sampai saat ini kebijakan tersebut masih bisa dijalankan.
Baca Juga: Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19, Pemkot Bekasi Gelar Tes Swab Acak
Menurut Anies, di situasi ketika angka penularan Covid-19 yang mulai melonjak ini, harus dihadapi dengan tenang. Masyarakat diminta tidak panik dan harus tetap waspada apalagi ada varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron.
"Jadi ini situasi di mana kita harus tenang. kita harus tenang kita harus sadar bahwa iya omicron ini meningkat. Iya kita harus hati-hati," ujar Anies di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (1/2/2022).
Menurut Anies, masyarakat perlu menyadari memang belakangan jumlah orang yang terpapar omicron terus bertambah. Namun, varian baru itu masih tidak berbahaya seperti varian delta.
"Tapi di sisi lain tingkat keparahannya itu tidak seperti enam bulan lalu," jelasnya.
Karena itu, Anies meminta agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Jika memang ditemukan ada kasus positif, maka diminta segera melapor ke fasilitas kesehatan dan melakukan isolasi mandiri.
"Bila mengalami gejala ringan atau tanpa gejala maka isolasi, disiplin supaya tidak menularkan kepada yang lain," tuturnya.
Berita Terkait
-
Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19, Pemkot Bekasi Gelar Tes Swab Acak
-
Yang Dialami Anies Sekarang Disamakan Saat SBY dan Jokowi Maju ke Pilpres
-
Stok 3 Jenis Vaksin Kosong, Dinkes Kulon Progo Ajukan Permohonan ke Dinkes DIY
-
Studi: Pasien Long Covid-19 Punya Antibodi untuk Prediksi Risiko Sindrom Pasca-Covid
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP