News / Metropolitan
Rabu, 02 Februari 2022 | 23:14 WIB
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono telah resmi menjadi Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta periode 2021-2026. [Dok. DPD Demokrat DKI]

Suara.com - Pendiri sekaligus Ketua Umum pertama Partai Demokrat, Subur Budi Santoso, memberikan pesan kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat DKI Jakarta yang baru selesai melaksanakan Musyawarah Daerah V. Subur meminta agar antar anggota tidak saling sikut-sikutan.

Hal ini disampaikan Subur saat Ketua baru Demokrat DPD DKI Jakarta, Mujiyono, berkunjung ke kediamannya. Kepada Mujiyono, Subur meminta agar seluruh kader Demokrat Jakarta bersatu.

"Saya harap, mas Muji ini bisa menjaga persatuan seluruh kader. Jangan sikut-sikutan dengan sesama anggota, lebih baik lagi merangkul semua kalangan, termasuk dengan teman dalam kompetisi Musda V Partai Demokrat DKI Jakarta kemarin. Sekarang, kita harus lebih solid lagi," ujar Subur dalam keterangan tertulis, Rabu (2/2/2022).

Tak hanya itu, Subur juga mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat di Jakarta untuk menjaga kondusivitas.
Dikhawatirkan jika ada perpecahan malah akan menyulitkan partai lambang mercy itu memenangkan Pemilu.

"Jaga sikap baik, santun dan bersahaja. Jangan buka aib dapur sendiri, mikul dhuwur mendem jero," jelasnya.

Subur mengaku optimis dengan kepemimpinan Mujiyono dalam menakhodai Partai Demokrat DKI Jakarta. Dia mengatakan, Mujiyono merupakan kader tulen Partai Demokrat yang tumbuh sejak Demokrat berdiri.

"Kita harus optimis dengan kepemimpinan beliau, semoga bisa membawa Demokrat kembali meraih kejayaan. Saya harap, Partai Demokrat ke depan bisa mencetak kader-kader cerdas seperti mas Muji agar Partai Demokrat kembali besar," tutur Subur.

Mujiyono mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat di Jakarta untuk kembali solid usai Musda V Partai Demokrat DKI Jakarta belum lama ini. Apalagi, Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ingin partai dijalankan sebagai Smart Party atau partai modern yang pro rakyat.

"Memimpin Demokrat Jakarta tentu harus bisa memimpin kader sehingga bisa terwujud Smart Party yang diharapkan Ketum AHY. Saat ini sudah waktunya kembali solid, mari sama-sama meraih kemenangan bersama Partai Demokrat," pungkasnya.

Baca Juga: Ramai-ramai Akademisi Riau Gabung Demokrat, Intelektualitas AHY Jadi Alasan

Load More