Suara.com - Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Panjaitan murka dengan orang-orang yang menyebarkan pesan anti-vaksin karena membuat penanganan pandemi Covid-19 menjadi terganggu.
Luhut mengatakan orang-orang yang mengajak orang lain untuk tidak divaksin harus bertanggung jawab atas banyaknya korban Covid-19 di Indonesia
"Saya mohon orang-orang yang menganjurkan jangan vaksinasi, anda itu bertanggung jawab di komunitasmu kalau ada orang yang meninggal karena tidak divaksin," kata Luhut dalam jumpa pers, Senin (7/2/2022).
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi itu menegaskan berdasarkan data pasien Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat adalah orang yang belum divaksin.
"Kita bicara pakai data, data menunjukkan itu 69 persen yang berlum divaksin itu meninggal di angka yang terakhir ini," ucapnya.
Dia juga meminta para lansia untuk segera lakukan vaksinasi di tempat pelayanan kesehatan terdekat, karena kelompok lansia yang umumnya memiliki komorbid juga menjadi kelompok yang paling banyak dirawat jika terpapar Covid-19.
"Ini betul-betul kami imbau, supaya bapak-ibu sekalian jangan mendengarkan masukan-masukan tak jelas itu, kita bicara data, keselamatan anda dan sekeling anda," tegas Luhut.
Berita Terkait
-
Di Tengah Covid-19, Kemnaker Fokus Capai Target Kinerja Sesuai dengan yang Telah Ditetapkan
-
Karena Omicron, Covid-19 di Balikpapan Mengkhawatirkan, Hotel di Kota Minyak Dipersilahkan Buka Layanan Isolasi
-
Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD Kota Bogor Siapkan Dokter Khusus dan Ratusan Tempat Tidur
-
Guru Besar Kedokteran UI Ungkap Orang Sudah Vaksin Booster Bisa Terinfeksi Covid-19 Lagi, Ini Penjelasannya
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi