Suara.com - Seorang driver ojek online atau ojol iseng membaca penilaian para klien yang menggunakan jasanya. Diawali dengan senyuman, aksinya itu justru berakhir dengan kesedihan mendalam.
Momen driver ojol yang membaca rating pelanggannya menjadi viral setelah dibagikan oleh akun Instagram @/lambe_ojol. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut hampir disaksikan 3.000 kali.
"Sedih banget terakhir," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Selasa (8/2/2022).
Dalam video, driver ojol ini mengakui iseng membaca penilaian para customer yang menggunakan jasanya. Awalnya, ia mendapatkan bintang 5 karena pelayanannya dinilai baik, ramah dan memuaskan.
"Iseng-iseng baca rating dari konsumen. Bintang lima, drivernya ramah. Bintang lima, cepat banget anternya," tulis sang driver ojol.
Penilaian itu tentu membuat sang driver tersenyum lega. Ia kemudian berubah menjadi kesengsem saat ada pelanggan yang memberikan penilaian menggelitik.
Dua pelanggan memberinya bintang lima sambil menuliskan kalimat gombalan lucu. Salah satunya menilai sang driver ojol yang dinilai menggemaskan.
"Bintang lima, drivernya gemoy. Bintang lima, abangnya mirip mantanku," tulis sejumlah pelanggan.
Namun, semua penilaian menyenangkan dan menggelitik itu berubah menyedihkan. Hal ini setelah sang driver membaca penilaian terakhir pelanggan yang memberinya bintang satu.
Baca Juga: Niatnya Bercanda Tapi Malah Dihujat, Viral Video Siswa Bangunkan Paksa Teman yang Sedang Tidur
Ternyata, pelanggan itu memberinya bintang satu karena tidak menyukai motornya. Bahkan, sang pelanggan menyebut motor driver itu jelek.
"Bintang satu, motornya jelek," tulis seorang pelanggan.
Penilaian itu tentu langsung menghapus senyuman dari wajah sang driver ojol. Ia langsung menunduk sedih dan lemas saat mendapatkan bintang 1 dengan kata-kata menyakitkan.
Warganet yang menyaksikan video itu langsung membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat. Mereka menyindir sampai mengecam aksi pelanggan yang memberikan bintang satu karena kondisi motor milik driver ojol tersebut.
"Nyonya atau tuan kemana supirnya? Kok naik ojol?" sindir warganet.
"Kalau customer jelek, balas aja kasih bintang 1 bang," saran warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Niatnya Bercanda Tapi Malah Dihujat, Viral Video Siswa Bangunkan Paksa Teman yang Sedang Tidur
-
Viral, Pria Ini Curi Kotak Amal Musala Darussalam Bogor, Aksinya Terekam Kamera CCTV
-
Pegang Baju Doi Saat Foto Bareng, Perempuan Ini Malah Ditegur Cowoknya: Nyesek, Sakit Banget
-
Masuk Rumah Hantu Drive Thru, Emak-emak Ini Emosi Semprot Hantu Gegara Takut
-
Heboh Curhat Pemilik Daihatsu Sigra yang Garasinya Diserobot Tetangga, Ternyata Bisa Kena Kurungan Penjara, Ini Pasalnya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara