Suara.com - Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menangkap seorang pria berisinial BSI (49) lantaran nekat menusuk temannya sendiri, Feri. Aksi penusukan itu terjadi karena pelaku merasa kesal sering diejek oleh teman satu tongkrongan.
"Pelaku kesal karena diejek oleh korban sehingga pelaku melampiaskan emosi dengan cara menusuk korban," kata Kapolsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kompol Slamet Riyadi saat dihubungi di Jakarta, Rabu.
Slamet mengatakan peristiwa itu bermula ketika keduanya sedang duduk bersama di kawasan Jalan Salam Raya Ujung, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (8/2), sekitar pukul 07.00 WIB.
BSI pun melihat Feri sedang berbisik-bisik dengan temannya dan menduga bahwa Feri sedang membicarakan hingga mengolok-olok dirinya.
BSI pun geram melihat gerak gerik Feri hingga akhirnya dia gelap mata dan mengambil sebilah pisau yang ada di dekatnya. Pelaku lalu menganiaya Feri hingga akhirnya korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh.
Warga yang melihat peristiwa itu langsung memanggil petugas kepolisian guna mengamankan BSI.
BSI pun ditangkap di lokasi tempat mereka cekcok dan hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Kebon Jeruk.
"Dari tangan pelaku kami juga menyita sebuah pisau dapur yang digunakan oleh pelaku untuk menusuk korban," ujarnya.
Sedangkan untuk korban, tambahnya, hingga saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit.
Baca Juga: Pelaku Penusukan Guru di Bandung Ngaku Nekat Bunuh Mantan Istrinya Gara-gara Ini
Slamet memastikan akan memproses kasus ini lebih lanjut. (Antara)
Berita Terkait
-
Pelaku Penusukan Guru di Bandung Ngaku Nekat Bunuh Mantan Istrinya Gara-gara Ini
-
Anak di Abiansemal Badung Tega Tusuk Ayah Kandungnya Setelah Diberi Uang Rokok Dan Kopi
-
Terungkap! Motif Pedagang Kopi Keliling Tusuk H di Kebon Jeruk Akibat Dendam Sering Diejek
-
Lagi Makan Nasi Uduk di Dekat Pangkalan Ojek, Pria Berinisial H Ditusuk Pedagang Kopi Keliling
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans
-
Teror Berantai Ketua BEM UGM 2026: Kritik Kebijakan, Fitnah AI, hingga Ancaman ke Keluarga