Suara.com - Saat ditanya, tanggal 14 Februari hari apa, sebagian besar dari kita pasti akan langsung mengingat Hari Kasih Sayang atau Hari Valentine.
Pada tanggal 14 Februari setiap tahunnya, biasanya setiap orang akan mengungkapkan kasih sayang dengan kata-kata indah dan hadiah baik itu untuk pasangan, teman atau saudara. Penjelasan singkat di atas mungkin belum menjawab tanggal 14 Februari hari apa sebenarnya.
Maka dari itu, daripada penasaran kenapa tanggal 14 Februari jadi Hari Valentine? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini, yuk!
Sejarah Tanggal 14 Februari Hari Valentine
Hari Valentine atau disebut juga Hari St. Valentine memang diperingati setiap tanggal 14 Februari. Hari tersebut sangat lekat dengan hari untuk mengungkap kasih sayang dengan ucapan atau hadiah bagi orang-orang dekat.
Mengutip laman Ensiklopedia Britannica, Valentine berawal dari festival Romawi Lupercalia, yang diadakan pada pertengahan Februari di mana festival tersebut merayakan kedatangan musim semi, termasuk upacara kesuburan dan hari perjodohan bagi pria dan wanita dengan lotre. Kemudian pada akhir abad ke-5, Paus Gelasius I menggantikan Lupercalia dengan Hari St. Valentine di mana Valentine mulai lekat dengan keromantisan mulai sekitar abad ke-14.
Ada beberapa legenda yang menyebutkan dari mana nama Valentine itu berasal. Sebagian orang percaya bahwa nama itu diambil dari nama seorang imam yang mati syahid sekitar 270 M dari Kaisar Claudius II Gothicus. Menurut legenda, sang imam menandatangani surat "from your Valentine" kepada putri sipirnya, yang telah dikenal dan telah sembuh dari kebutaan.
Sementara itu, catatan lainnya menyatakan, nama Valentine berasal dari Santo Valentine dari Terni, yaitu seorang uskup. Beberapa sumber menyebutkan, bahwa dua orang itu sebenarnya sama. Selain itu, sebenarnya masih ada cerita legenda lainnya tentang asal mula perayaan Hari Valentine.
Tradisi Perayaan Valentine 14 Februari
Baca Juga: 10 Lagu untuk Valentine Cocok Didengar Bersama Pasangansaat Momen 14 Februari Hari Kasih Sayang
Lantas, seperti apa tradisi perayaan Valentine tanggal 14 Februari? Valentine sangat populer di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, dan juga dirayakan di negara lain, termasuk Argentina, Perancis, Meksiko, hingga Korea Selatan. Di Filipina misalnya, ratusan pasangan memilih 14 Februari sebagai tanggal pernikahan.
Namun pemaknaan Valentine jadi meluas ke ekspresi kasih sayang di antara saudara dan teman. Banyak anak sekolah yang bertukar kartu atau hadiah satu sama lain pada hari ini.
Tradisi Valentine di satu negara berbeda dengan negara lainnya misalnya di Korea Selatan, tradisi Valentine adalah tanggal 14 Februari di mana perempuan memberikan coklat ke laki-laki. Kemudian satu bulan setelahnya, yaitu tanggal 14 Maret yang biasanya disebut white day, laki-laki akan memberikan kepada perempuan hadiah pengganti.
Di Indonesia, sebagian orang juga turut merayakan Hari Valentine 14 Februari. Biasanya, jelang perayaan Valentine pusat perbelanjaan akan didominasi dengan ornamen warna pink, coklat, dan lainnya.
Apakah kalian sudah puas dan paham dan tidak penasaran lagi dengan tanggal 14 Februari hari apa sebenarnya. Lalu apakah kalian termasuk yang merayakan Hari Valentine atau Valentine Day?
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004