Suara.com - Bagi sebagian orang, Hari Valentine adalah momen untuk mencurahkan kasih sayang dengan memberikan hadiah, bunga, cokelat, maupun emoji hati atau kata-kata manis. Namun, pernahkah Anda bertanya-tentang sejarah Valentine? Mari simak berikut ini penjelasannya.
Mengenai sejarah Valentine, tidak ada yang benar-benar tahu sejarah sebenarnya di balik Hari Valentine, dan juga tidak ada teori yang benar-benar diperiksa. Namun, orang-orang yang meyakini bahwa sejarah Hari Valentine ada hubungannya dengan St. Valentine.
Untuk lebih jelas, berikut ini ulasan mengenai sejarah Valentine yang dilansir dari berbagai sumber.
Sejarah Valentine
Menyadur The New York Times, ada kemungkinan Hari Valentine ini didasarkan pada kombinasi dua pria. Pasalnya, ada dua nama Valentine yang dieksekusi pada 14 Februari (meskipun di tahun yang berbeda) oleh Kaisar Claudius II.
Diyakini bahwa Gereja Katolik mungkin telah menetapkan Hari St. Valentine pada 14 Februari untuk menghormati orang-orang ini, yang mereka yakini sebagai martir.
Terlebih lagi, salah satu dari orang-orang ini, Santo Valentine dari Terni, secara diam-diam meresmikan pernikahan untuk tentara Romawi yang bertentangan dengan keinginan kaisar pada masa itu.
Kisah lain melibatkan praktik menulis surat cinta untuk Valentine Anda. Dikatakan bahwa St. Valentine menulis salam "valentine" pertama untuk seorang gadis muda yang dia ajar dan jatuh cinta dengannya saat dia dipenjara karena kejahatan yang diuraikan di atas.
Menurut The History Channel, sebelum kematiannya, dia menulis surat yang ditandatanganinya "Dari Valentine Anda," yang tetap menjadi frasa yang umum digunakan hingga hari ini.
Baca Juga: Kenapa Hari Valentine Identik Pink, Bukan Warna Merah atau Putih? Temukan Jawabannya di Sini!
Yang lain percaya bahwa Hari Valentine pada 14 Februari sebenarnya ditetapkan oleh Paus Gelasius I untuk menggantikan festival Romawi kuno Lupercalia, yakni perayaan kesuburan untuk dewa pertanian Romawi serta pendiri Romawi Romulus dan Remus.
Pada pertengahan 1800-an Hari Valentine pada 14 Februari menjadi lebih dikomersialkan: Pada tahun 1850, Esther Howland, putri pemilik toko alat tulis di Worcester, Massachusetts, mulai memproduksi kartu ucapan Valentine dengan puisi, bunga mawar, dan lainnya yang saat ini diasosiasikan secara universal.
Demikian informasi mengenai sejarah Valentine yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari dengan memberikan bunga, coklat, ucapan, jalan-jalan, dan kegitannya lainnya bersama orang-orang tersayang.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Kenapa Hari Valentine Identik Pink, Bukan Warna Merah atau Putih? Temukan Jawabannya di Sini!
-
20 Ucapan Valentine untuk Istri Tercinta, Berikan Kata-kata Romantis untuk Pasangan Anda di Hari Valentine
-
Tanggal 14 Februari Hari Apa? Valentine Day yang Sejarahnya Ada Upacara Kesuburan dan Hari Perjodohan
-
25 Ucapan Hari Valentine Romantis untuk Pasangan, Menyentuh dan Penuh Makna
-
30 Kata-kata Hari Valentine 2022 untuk Sahabat Sejati, Sebab Kasih Sayang Tidak Hanya untuk Kekasih Hati
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim