Suara.com - SIMPKB kependekan dari Sistem Informasi Manajemen untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. SIMPKB dibuat oleh pemerintah melalui Kemendikbud sebagai standar kualitas guru. Lantas, bagaimana cara mengaktifkan SIMPKB?
SIMPKB nantinya akan menjadi sistem pengembangan keprofesian guru sehingga guru di seluruh Indonesia harus memilikinya. Dikutip dari laman bantuan.simpkb.id, begini cara mengaktifkan SIMPKB. Simak penjelasannya di bawah ini.
1. Lakukan pendaftaran akun di guru berbagi
Cara mengaktifkan SIMPKB pertama-tama, guru harus melakukan pendaftaran akun di portal https://guruberbagi.kemdikbud.go.id/ . Klik tombol daftar.
Anda akan diarahkan ke laman pendaftaran. isi data dengan lengkap, kalau sudah selesai klik tombol Daftar untuk memproses pendaftaran. Masukkan email dan password dengan benar, nanti kode verifikasi akan masuk ke email anda.
2. Aktivasi akun
Gunakan kode verifikasi akun untuk melakukan aktivasi akun. Klik tautan yang dikirim ke inbox Anda dari simpkb. Akan terbuka sebuah laman aktivasi, lanjutkan dengan klik AKTIVASI. Laman website akan menunjukkan proses aktivasi berhasil dilakukan.
3. Masuk ke laman sistem guru berbagi
Kalau cara mengaktifkan SIMPKB dalam langkah-langkah pertama kedua di atas sudah dijalankan dengan baik, lanjutkan dengan masuk ke laman Guru Berbagi. Klik tombol masuk. Anda akan diminta untuk login.
Baca Juga: Puluhan Siswa dan Guru SMP di Pekanbaru Terpapar Covid-19
Lakukan log in dengan alamat surel dan kata sandi akun yang Anda gunakan untuk mendaftar akun sebelumnya. Klik tombol masuk untuk log in. Segera setelah itu, Anda akan masuk ke website Guru Berbagi.
Melalui Guru Berbagi, seperti yang dijelaskan dalam portal bantuan.simpkb, setiap guru dan pengguna yang terdaftar dalam aplikasi dapat membagikan sumber daya yang dimiliki. Salah satu sumber daya yang dimaksud adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
Langkah-langkah untuk menampilkan daftar RPP yang telah dibuat dapat dilihat di bantuan.simpkb.id, sebagai berikut:
- Buka laman Guru Berbagi dengan mengakses alamat https://guruberbagi.kemdikbud.go.id/.
- Lakukan login sebagai Kontributor ke SIM Guru Berbagi.
- Anda akan diarahkan menuju laman Beranda.
- Pilih menu RPP Saya.
- Akan ditampilkan daftar RPP yang telah dibuat.
Demikian itu informasi sekilas tentang cara mengaktifkan SIMPKB. Informasi lengkap tentang berbagi rencana pelasanaan pembelajaran selanjutnya dapat dilihat di portal bantuan.simpkb.id.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Butuh Kesempatan Kerja yang Setara, Fajeri di JobFair Jaksel: Padahal Difabel Ada yang Mampu Juga
-
Jelang Muktamar PBNU, Gus Ipul Tegaskan Tak Semua PWNU-PCNU Punya Hak Pilih
-
Saat Stadion Tak Lagi Ramai, DPRD Usul Lahan Kamal Muara Disulap Jadi SMA Negeri
-
Kasus TPA Jatiwaringin: Mengapa Kebakaran TPA Terus Berulang, Apa Sebenarnya Akarnya?
-
Viral Perempuan Disabilitas Melahirkan, Polisi Buru Terduga Pelaku Rudapaksa di Jagakarsa
-
Ancam Hak Tanah dan Kriminalisasi Warga Adat, UU KSDAE Digugat ke MK!
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Melawan Vonis 10 Tahun, Nadiem Makarim Resmi Serahkan Memori Banding
-
Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal
-
Kejagung Bongkar Akal-Akalan Ekspor Logam Tanah Jarang, Dua Pengiriman Diduga Sudah Lolos