Suara.com - Berita ini mengandung unsur kekerasan. Jangan lanjutkan membaca jika emosi anda sedang tidak stabil.
Cemburu menjadi motif utama perempuan berinisial LM (38) merencanakan pembunuhan terhadap seorang lelaki bernama Firlana (22) di TPU Kober, Ulujami, Jakarta Selatan.
Ketika itu, Firlana menjalin hubungan dengan seorang perempuan berinisial HN. Kehadiran Firlana rupanya membakar api cemburu LM yang merasa sudah lebih dulu berpacaran dengan HN selama sembilan tahun.
Lantas, LM membayar dua orang, MYL dan DR, untuk menghabisi nyawa Firlana.
Menyewa pembunuh
MYL dan DR dibayar LM untuk mengeksekusi Firlana pada Kamis dini hari. Mereka dijanjikan uang, masing-masing Rp1 juta.
Tapi sampai pembunuhan terlaksana dan kemudian mereka ditangkap polisi, uang yang diterima baru separuhnya.
“Baru Rp500 ribu (mereka terima) DP-nyalah seperti itu,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan, Senin (14/2/2022).
DR merupakan tetangga rumah LM. DR yang pertama-tama dihubungi LM untuk minta bantuan mencarikan orang yang bisa menghabisi nyawa Firlana.
Baca Juga: Sewa 2 Pembunuh Bayaran Habisi Chef Ficky Firlana di TPU Ulujami, LM Juragan Kontrakan
Dalam beraksi, mereka punya peran masing-masing. Zulpan merinci peran mereka dalam konferensi pers. Tapi dalam laporan ini tidak ditulis.
Selain terbakar api cemburu, pembunuhan yang direncanakan LM juga didorong sakit hati.
“Karena telah meminjamkan motornya (milik LM). Kemudian dikembalikan motor tersebut dalam keadaan rusak dan juga STNK tidak ada karena ditilang dalam perjalanannya di jalan raya,” kata Zulpan.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, mereka dijerat dengan pasal berlapis, Pasal 340 KHUP junto Pasal 338, Pasal 365 KUHP atau pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman mati atau penjara selama seumur hidup. [rangkuman laporan Suara.com]
Berita Terkait
-
Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump
-
Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Mahfud MD Sebut Ceramah JK di UGM 'Dimutilasi': Bahaya, Mengadu Domba Umat Beragama
-
Polda Riau Jadi yang Terbaik dalam Kelola Anggaran Polri, Ini Rahasianya
-
Terencana dan Sadis, Andrie Yunus Disiram Pakai Campuran Air Aki dan Cairan Pembersih Karat
-
Dua Hari Stasiun Bekasi Timur Lumpuh, Pedagang Kecil Terpukul: Masak Sedikit Aja, Nggak Ada Orang
-
Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Wajah Pasien Bernanah
-
KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya
-
KPK Endus Setoran Bos-bos Rokok ke Bea Cukai, Modus Urus Pita Cukai Terbongkar?
-
Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan
-
Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan
-
Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz