Sebab Sunan Kalijaga tidak hanya mengajarkan spiritual, tetapi juga mengenal budaya masyarkat. Sunan Kalijaga juga seorang cendekiawan, politikus, tasawuf, serta ahli filsafat.
Hal itu dapat dilihat dari karya-karyanya. Sunan Kalijaga menciptakan wayang kulit dan beberapa lagu yang mengandung petuah-petuah tentang kehidupan. Sunan Kalijaga juga menciptakan seni batik bermotif burung dalam beragam bentuk.
Sunan Kalijaga menciptakan berbagai karya, antara lain:
- Tembang Jawa lir ilir,
- Seni ukir dedaunan,
- Alat menggantung gamelan
- Alat-alat rancakan gamelan
- Peti-peti Klasik
- Ukiran rumah-rumah adat di kudus, Demak, dan Gresik
- Menciptakan gamelan yang dikenal dengan nama Gong Sekaten
- Wayang kulit
Dalam artikel yang terbit di Jurnal Kajian Senin (Maret 2021) berjudul "Peran Sunan Kalijaga terhadap Bentuk Wayang Kulit Jawa" karya Aron B. Laki disebutkan, Sunan Kalijaga mampu menggunakan budaya Jawa menjadi media dakwah Islam dan wayang menjadi strategi utamanya.
"Beliau (Sunan Kalijaga) sangat mengetahui lakon-lakon (pewayangan) yang sering dipentaskan, tetapi beliau mengeluarkan makna dan pesan Hindu dari lakon-lakon tersebut, dan mengisinya dengan nilai-nilai Islam," tulis Aron B. Laki.
Lalu dalam buku "Kisah Wali Songo. Penyebar Agama Islam Di Tanah Jawa" (2011) karya Rahimsyah, dijelaskan bahwa Sunan Kalijaga pernah mengubah bentuk tokoh-tokoh wayang dari aslinya. Menurut cerita rakyat, yang sudah tersebar luas di masyarakat Jawa, pada akhir abad ke-15 saat Masjid Demak baru dibangun, untuk upacara pembukaan masjid tersebut Sunan Kalijaga menginginkan pertunjukan wayang.
Awalnya Sunan Giri menentang ide itu, lantaran semua bentuk wayang mirip seperti manusia dan hal itu tidak sesuai ajaran Islam. Kemudian, Sunan Kalijaga berinisiatif mengubah bentuk wayang.
Sejak saat itu semua tokoh wayang dipentaskan dengan tangan yang panjang sekali, sering menuju sampai ke lutut, dan dengan pinggang yang sangat kurus. Sehingga tidak mirip dengan bentuk manusia.
Ide Sunan Kalijaga itu membuat orang-orang beranggapan wayang lebih mirip raksasa. Bahkan para wali pun setuju hingga bentuk wayang seperti sekarang inilah yang kita saksikan.
Baca Juga: Ustadz Khalid Basalamah Minta Maaf : Tidak Ada Kata-kata Mengharamkan Wayang
Demikian itu profil Sunan Kalijaga, anggota Walisongo yang memakai wayang sebagai mediadakwah Islam di Nusantara.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun