Suara.com - Amerika Serikat membuat daftar negara termasuk Indonesia yang tidak dikunjungi oleh warganya karena kondisi Covid-19. Mengenai itu, Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menilai kalau hal tersebut lazim dilakukan AS dalam membuat kebijakannya.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Abraham Wirotomo mengatakan kalau Indonesia juga pernah mengeluarkan kebijakan tersendiri di mana warganya diminta untuk tidak bepergian ke luar negeri apabila tidak ada keperluan mendesak.
"Tiap negara memiliki pendekatan kebijakan masing-masing. Pemerintah Indonesia juga pernah mengimbau agar warga Indonesia mengurangi dahulu perjalanan luar negeri yang tidak mendesak," kata Abraham saat dihubungi Suara.com, Rabu (16/2/2022).
Mengenai kondisi pandemi Covid-19 di Tanah Air, Abraham menyebut hingga saat ini masih terkendali. Dengan demikian pemerintah belum menarik rem darurat.
"Meski angka kasus masih meningkat namun angka keterisian RS yang masih terkendali sehingga pemerintah belum memutuskan menarik rem darurat," ujarnya.
Meskipun angka kasus Covid-19 terus bertambah puluhan ribu setiap harinya, Abraham menekankan bahwa angka keterisian tempat tidur di rumah sakit secara nasional masih terkendali.
"Per 13 Februari, angka keterisian RS secara nasional masih di angka 30 persen."
Menukil dari Antara, Indonesia, Korea Selatan, dan Azerbaijan ke daftar negara yang diminta Amerika Serikat (AS) untuk tidak dikunjungi oleh warganya karena risiko terkait COVID-19. Hal ini dikatakan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Senin (14/2/2022).
Imbauan atas Indonesia, Korsel, dan Azerbaijan diberi label "Tingkat 4: Jangan Bepergian ke Sana."
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada hari yang sama mengeluarkan imbauan bagi masyarakat untuk tidak bepergian ke enam negara dan wilayah, termasuk Korea Selatan, Belarus, dan Azerbaijan karena penularan COVID-19.
CDC juga menambahkan Komoro, Polinesia Prancis, serta Saint Pierre and Miquelon ke daftar negara dan wilayah yang risikonya berada di "Level Empat: Sangat Tinggi."
Secara keseluruhan, CDC memasukkan 140 negara dan wilayah pada tingkat tertinggi peringatan, termasuk terhadap Kanada, seluruh Eropa, dan hampir seluruh Amerika Latin.
Tingkat kasus Covid-19 yang disebabkan varian Omicron menurun, namun masih tinggi di banyak negara.
CDC menyebut 50 negara dan wilayah dengan "Level Tiga: Tinggi,". Menurut level tersebut, perjalanan tidak penting perlu dihindari warga Amerika yang belum divaksin.
Hanya 11 tujuan, termasuk China, Selandia, Baru, Pakistan, Taiwan, dan Hong Kong yang masuk dalam kategori "Level 1: Rendah" atau "Level 2: Sedang".
Berita Terkait
-
Amerika Serikat Larang Warganya ke Indonesia, Kemenparekraf Malah Khawatirkan China
-
Amerika Larang Warganya Kunjungi Beberapa Negara Terkait Peningkatan Kasus Covid-19, Salah Satunya Indonesia
-
Amerika Serikat Masukkan Indonesia di Daftar 6 Negara yang Diminta Tak Dikunjungi Karena Covid-19
-
Amerika Serikat Imbau Warganya tak Kunjungi Indonesia, Risiko Penyebaran COVID-19 Tinggi
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026
-
Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh