Suara.com - Pengamat politik komunikasi Hendri Satrio memberikan tanggapan soal dugaan perseteruan Ketua DPR RI Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Puan Maharani dan Ganjar Pranowo diduga berseteru lantaran curhatan yang dibagikan Puan.
Diketahui, Puan curhat dirinya merasa kesal karena tidak disambut oleh gubernur saat melakukan kunjungan daerah.
Hendri Satrio menilai, keduanya masih memiliki kesempatan untuk berbaikan.
"Ada, pasti ada. Itu, kalau mereka berdua diperintahkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, keduanya pasti bersatu kok," kata Hendri Satrio, dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Kamis (17/2/2022).
Ia juga yakin bahwa keduanya bisa menyelesaikan perseteruan.
Menurut Hendri, apabila Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta keduanya berbaikan pasti akan baikan.
Sebab menurutnya, PDIP adalah partai yang terpusat pada Megawati.
"Kalau Bu Mega bilang, ayo Puan Ganjar, sudah selesai, pastinya selesai. Kan PDIP semuanya tergantung sama Bu Mega," ujar Hendri Satrio.
Baca Juga: Blak-blakan soal Sosok yang Akan Diusung, Ketua DPP NasDem Sebut Tiga Nama Tokoh Populer
Dikabarkan, curhatan tersebut ditujukan untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Menanggapi hal tersebut, Ganjar Pranowo angkat suara.
Ganjar mengatakan bahwa dirinya menyambut Puan jika anak dari Megawati Soekarnoputri itu mampir kembali ke Jawa Tengah.
"Siap, nanti kalau (Puan Maharani) ke Jawa Tengah, saya sambut paling depan," kata Ganjar.
Tag
Berita Terkait
-
Tawur Agung Kesanga Dipusatkan di Prambanan, Ganjar: Siapkan Skenario Antisipasi Penyebaran Covid-19
-
Ganjar Pranowo Laporkan Capaian Vaksinasi, Presiden Jokowi: Kasus di Jawa Tengah tidak akan Naik Terlalu Tinggi
-
Blak-blakan soal Sosok yang Akan Diusung, Ketua DPP NasDem Sebut Tiga Nama Tokoh Populer
-
Buntut Curhatan Tak Disambut Gubernur, Pengamat Soroti Pernyataan Puan Maharani
-
Menilik Popularitas Ganjar Pranowo dan Citra Kepolisian Lewat Konflik Agraria di Desa Wadas
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi