Kepada majelis hakim, tim kuasa hukum menyebut pernyataan JPU adalah fitnah. Kata mereka, tidak ada dukungan sama sekali kepada ISIS dalam maklumat FPI.
"Majelis, ini ngarang, ngarang fitnah. Tidak ada dukungan. Fitnah. Ini di media keluar majelis," ucap tim kuasa hukum Munarman.
Kepada majelis hakim, JPU menyatakan jika pihaknya menemukan dokumen ihwal maklumat FPI tentang ISIS tetanggal 8 Agustus 2014. Kemudian, JPU membacakan poin 5 dalam maklumat tersebut.
"FPI mendukung seruan dan nasihat pimpinan Al Qaidah Syekh Aiman Az-Zhowahiri bahwa seluruh kompisisi jihad Al Qaidah, baik pasukan Syekh Muhammad Al Jaulani di Suriah maupun pasukan Abu Bakar Al Baghdadi di irak serta komponen jihad Al Qaidah lainnya agar bersatu dan bersaudara dengan segenap mujahidin islam di seluruh dunia untuk melanjutkan jihad di Suriah, Irak Palestina dan negeri-negeri islam lainnya yang tertindas. Demikian maklumat FPI ini dibuat untuk menjadi pegangan bagi seluruh pengurus, aktivis, laskar, anggota, dan simpatisan FPI di seluruh dunia."
"Bisa saudara jelaskan?" tanya JPU kepada saksi AM.
Lantas AM berkomentar mengenai kata paling bawah dalam kalimat tersebut soal pegangan. Menurut dia, itu bukan merupakan tindakan yang harus dilakukan.
"Artinya ini hanya berupa pengumuman saja. Menjadi pegangan, jadi bukan suatu intruksi yang harus dilakukan seperti juga mengintruksikan ke laskar kalau di zaman FPI itu untuk berangkat ke daerah bencana itu diintruksikan," ucap AM.
Kemudian, pada poin kelima yang dibacakan JPU, AM menyebut tidak ada kata ISIS sama sekali. Menurut dia, FPI hanya menyoroti seruan Syekh Aiman Az Zhowahari dan Abu Bakar Al Baghdadi terkait perisiwa di Suriah.
"Jadi di poin Lima ini tidak ada mendukung ISIS itu dulu ya," lanjut AM.
Baca Juga: Ketua Joman Jadi Saksi Dalam Sidang Munarman: Saya Punya Sejarah Berkawan Dengan Munarman
AM melanjutkan, di Suriah terjadi pengeboman tempat ibadah hingga pembunuhan kepada ulama. Artinya, maklumat itu sama sekali bukan menyatakan dukungan kepada ISIS.
"Jadi kami meminta bersatu lah jangan sampai mereka saling bertikai saling membunuh. Kira-kira seperti itu. Itu arahnya persatuan, bukan mendukung ISIS. Jadi kalau mendukung ISIS harus disebut kalimat di situ," tegas AM.
"Baik, sebenarnya kami tidak mengatakan tentang ISIS, tetapi terkait Abu Bakar Al Baghdadi itu siapa?" tanya JPU.
"Saya tidak tahu, hanya belakangan saja di-omongin sebagai khilafah pas lagi ramai itu mulai diberitakan tahun 2015. Yang dia mengaku dirinya sebagai khilafah," ucap AM.
"Khalifah apa?" kata JPU.
"Ya, dia mengaku seolah-olah mengaku sebagai pemimpin umat islam," pungkas AM.
Berita Terkait
-
Ketua Joman Jadi Saksi Dalam Sidang Munarman: Saya Punya Sejarah Berkawan Dengan Munarman
-
Saksi Ungkap Munarman Sempat Aktif di TP3 Laskar FPI, Terlibat Pembuatan Buku Putih
-
Jadi Saksi Meringankan, Ketua Joman Ungkap Sederet Aksi Munarman Kutuk Bom Surabaya Hingga Bantu Pembangunan Gereja
-
Maju Jadi Saksi Meringankan karena Kawan Lama, Ketua Joman: Jika Munarman Teroris, Berpeluang Sakiti Presiden Jokowi
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI