Suara.com - Bank DKI mencatat terjadi peningkatan jumlah transaksi untuk produk perbankan digital yakni mencapai 40,20 persen selama 2021 dibandingkan tahun 2020. Peningkatan transaksi tersebut yakni transaksi JakCard.
"Terdapat peningkatan jumlah transaksi untuk produk perbankan digital, dimana transaksi JakCard pertahun 2021 mencapai 2,14 juta transaksi, meningkat 40,20 persen dari transaksi JakCard di tahun 2020 yang mencapai 1,53 juta transaksi," ujar Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono dalam keterangannya, Senin (28/2/2022).
Amir menuturkan peningkatan transaksi digital lantaran JakCard dipergunakan secara luas sebagai e-ticket berbagai moda transportasi layanan publik seperti TransJakarta, Mikro Trans, Angkot JakLingko, MRT Jakarta, LRT, hingga kereta bandara/Railink.
"JakCard juga menjadi alat pembayaran utama di berbagai Kawasan Wisata yang dimiliki Pemprov. DKI Jakarta seperti Taman Margasatwa Ragunan, Monas, Planetarium, Ancol dan berbagai museum," ucap Amir.
Amir melanjutkan, per Januari 2022, Bank DKI telah memiliki lebih dari 17 ribu merchant yang telah bergabung dengan layanan QRIS JakOne Mobile Bank DKI. Adapun jumlah pengguna mencapai 1,6 juta pengguna serta jumlah transaksi yang mencapai 18,38 juta transaksi pada tahun 2021 atau meningkat 38,51% dibanding tahun 2020 yang mencapai 13,27 juta transaksi.
Pencapaian tersebut kata Amir menunjukan tren digitalisasi transaksi ekonomi dan keuangan digital yang semakin meningkat.
Tak hanya itu, Amir mengatakan, dari transaksi digital yang dimiliki yaitu JakCard dan JakOne Mobile, Bank DKI meraih penghargaan Popular Digital Brand untuk uang elektronik dan pembayaran elektronik pada 3rd Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Awards 2022 yang diselenggarakan oleh Iconomics.
Pencapaian Bank DKI kata Amirul, dalam meraih penghargaan berkat kepercayaan nasabah dalam menggunakan produk JakCard dan JakOne Mobile Bank DKI.
"Penghargaan ini menjadi semangat kami untuk terus mendorong penerapan transaksi non tunai di DKI Jakarta dan sekitarnya melalui produk dan layanan perbankan digital dari Bank DKI," kata Amirul.
Baca Juga: Dorong Digitalisasi Layanan Perbankan di DKI Jakarta, Bank DKI Raih Indonesia Best BUMD Awards 2022
Pihaknya lanjut Amirul, juga akan terus memenuhi kebutuhan akan produk perbankan digital yang semakin meningkat.
"Bank DKI terus mengembangkan berbagai produk dan layanan digital, termasuk diantaranya JakCard dan JakOne Mobile," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!