Suara.com - Invasi Rusia ke Ukraina hingga saat ini masih berlangsung. Banyak persenjataan atau alutsista yang digunakan Rusia untuk menyerang berbagai sisi Ukraina. Salah satu peralatan tempur yang dimiliki oleh Rusia adalah tank T-72. Simak profil T-72 berikut.
T-72 merupakan tank canggih milik Rusia dengan sistem peluncur TOS-1 yang dapat melontarkan bom thermobaric. Tank T-72 ini merupakan yang awalnya bernama T-62 dan berkembang menjadi T64-A, T-72 dan T-90.
Tank ini memiliki berat 41,5 ton, dimensi panjang 9,35 meter, lebar 3,95 meter dan tinggi 2,23 meter yang dilengkapi tenaga diesel V12 serta dapat menghasilkan tenaga mencapai 780 dk dan memiliki kecepatan maksimum 60 km/jam. Dengan kapasitas 1.200 liter, T-72 dapat melaju sejauh 460 km.
Tank T-72 merupakan salah satu tank yang sudah tua pasalnya diproduksi massal pada tahun 1968 pada masa pemerintahan Uni Soviet. Rusia memiliki total 2.000 tank T-72 yang aktif dan 7.000 tank cadangan.
Meski Tank T-72 sudah terlampau tua, pada tahun 2010 dilakukannya modernisasi dan dikembangkan menjadi veris T-72B3. Versi ini meningkatkan daya tembak secara signifikan karena sistem pengendalian tembakan baru yang terintegrasi.
Setiap tank tersebut ditingkatkan dengan mesin baru yang lebih bertenaga yakni minimal 1.130 tenaga kuda. Mesin pada tank ini adalah V-92S2F dilengkapi dengan penembak peluru kendali, transmisi otomatis, tampilan digital dan penggerak roda belakang.
Tank T-72 ini telah melewati uji coba berkali-kali dan mengalami banyak modifikasi. Tank ini telah diubah menjadi submersible yang membuatnya dapat menyelam di bawah air selayaknya kapal selam.
Kementerian Pertahanan Rusia merilis video dengan menunjukkan kehebatan Tank T-72 saat sedang dalam latihan tempur di kota Orenburg.
Tank T-72 yang telah dimodernisasi menjadi T-72B3 ini melintasi sungai setinggi 5 meter yang menghilang di bawah air sebelum muncul kembali di tepi sungai. Tank seberat 41 ton ini, dilengkapi dengan saluran udara khusus sehingga para awak di dalam tank dapat bernafas saat menyelam ke dalam air.
Baca Juga: Industri Otomotif Amerika Serikat Siap Tinggalkan Pasar Rusia, Operasional dan Ekspor Ditangguhkan
Pengemudi tank T-72 hanya dapat mengandalkan pembacaan medan dari dasbornya dan menghindari berhenti serta belokan tajam.
Demikian profil T-72, tank canggih milik Rusia yang dapat melontarkan bom thermobaric yang digunakan pada invasi Rusia ke Ukraina.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Industri Otomotif Amerika Serikat Siap Tinggalkan Pasar Rusia, Operasional dan Ekspor Ditangguhkan
-
Konsekuensi Mahal Invasi Ke Ukraina, 498 Tentara Rusia Tewas Dan 1.597 Luka-luka
-
Joe Biden Beri Pesan Persatuan di Tengah Perpecahan Domestik AS dan Konflik Rusia-Ukraina
-
Google Map Tampilkan Citra Pergerakan Rakyat Ukraina, Militer Rusia Terlihat Mendekat
-
Belum Hentikan Serangan ke Ukraina, Platform Media Sosial Ramai-ramai Berikan Sanksi Kepada Rusia
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan