Suara.com - Pasokan energi tidak stabil, inflasi, bahan pangan tertentu jadi langka. Seluruh dunia diprediksi ikut merasakan dampak sanksi sekutu Barat atas konflik Ukraina-Rusia.
Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire baru-baru ini mengatakan Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS) telah meluncurkan "perang ekonomi" melawan Rusia.
Ia merujuk pada sanksi Barat terhadap Moskow yang secara efektif memutus negara itu dari pasar keuangan internasional.
Perang ekonomi ini memang telah membuat Rusia menghadapi krisis keuangan.
Nilai mata uang rubel pun jatuh ke rekor terendah terhadap dolar AS.
Imbasnya, warga Rusia panik dan mengantre di ATM untuk menarik uang mereka.
Namun, bukan hanya Rusia yang merasakan akibat sanksi yang dijatuhkan oleh sekutu Barat sebagai tanggapan atas perang Presiden Rusia Vladimir Putin melawan Ukraina.
Sanksi tersebut juga merugikan negara-negara dari Mesir hingga Jerman, yang sangat bergantung pada gandum dan gas alam dari Ukraina dan Rusia.
DW menelusuri lebih dalam apakah dampak sanksi terhadap Rusia ini bagi banyak negara lain.
Baca Juga: Klaim Presiden Ukraina: 9.000 Tentara Rusia Tewas Dalam Sepekan
Pasokan tidak stabil, harga energi diprediksi lebih tinggi
Harga minyak dan gas alam melonjak setelah adanya pemberian sanksi terbaru terhadap Rusia pada akhir pekan lalu karena para pedagang mengantisipasi adanya gangguan pasokan dari Rusia.
Negara ini menjadi salah satu eksportir minyak dan gas terbesar di dunia. Selain itu, Ukraina juga menjadi negara transit utama untuk pasokan gas dari Rusia.
Sejauh ini sanksi belum menargetkan sektor energi secara langsung, tetapi para pedagang khawatir bahwa Moskow dapat membalas dengan membatasi ekspor minyak dan gas dan bahwa sanksi Barat pada akhirnya dapat diperluas untuk secara langsung merugikan sektor energi Rusia.
"Pasokan energi Rusia sangat berisiko, baik karena ditahan oleh Rusia sebagai senjata atau ditarik dari pasar karena sanksi," Louise Dickson, analis pasar minyak di Rystad Energy, mengatakan dalam sebuah catatan.
Ada juga kekhawatiran bahwa mengeluarkan bank-bank besar Rusia dari sistem pembayaran SWIFT dapat mempersulit pembelian minyak dan gas dari Rusia.
Berita Terkait
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Era Baru Fotografi Digital, 3 Perangkat Ringkas Siap Dukung Kreator
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
The Ogre's Bride Tayang 4 Juli, Hadirkan Kisah Cinta Manusia dan Ayakashi
-
Bak Serial Anime! Laga Jepang vs Brazil Jadi Warna di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar
-
Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah
-
Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset
-
Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang
-
Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan
-
Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi
-
Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat
-
Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
-
Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend
-
Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital