News / Nasional
Kamis, 03 Maret 2022 | 14:54 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) dalam kunjungannya di lokasi rencana pembangunan pengolahan RDF di Desa Padangsambian Kaja, Kota Denpasar, Bali, Jumat (25/2/2022). [Foto : ANTARA/Ayu Khania Pranisitha]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dituding menjadi 'dalang' dalam wacana penundaan Pemilu 2024.

Hal tersebut langsung ditanggapi oleh juru bicara Luhut yaitu Jodi Mahardi.

Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Luhut dituding meminta PAN untuk meminta persetujuan parpol lain terkait wacana penundaan Pemilu 2024.

Jodi langsung membantah kabar tersebut yang menyeret nama Luhut Binsar Pandjaitan.

"Enggak ada itu namanya koordinasi penundaan (pemilu) pada pimpinan parpol," kata Jodi, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Kamis (3/3/2022).

Jodi mengatakan, pertemuan Luhut dengan pimpinan parpol adalah hal yang wajar.

Mereka membehas berbagai hal yang tengah terjadi di Indonesia saat ini.

"Kalau silaturahmi dengan pimpinan parpol mah biasa," bebernya.

Selain itu, Jodi mengaku tak heran apabila Luhut diterpa isu miring.

Baca Juga: PKS Desak Jokowi Jangan Diam Soal Wacana Penundaan Pemilu: Jika Terus Seperti ini, Bisa Diartikan Mendukung

Menurutnya, hal tersebut sudah biasa dialami oleh Luhut Binsar Pandjaitan.

Jodi menjelaskan, Luhut tetap bekerja sebaik mungkin untuk masyarakat Indonesia hingga masa jabatannya sebagai Menko Marves berakhir.

"Ya Pak Luhut kan sudah biasa diterpa isu, saat ini Pak Menko tetap aja fokus kerja buat republik," pungkasnya.

Load More