Suara.com - Lowongan pekerjaan biasanya dibuka sesuai dengan kriteria masing-masing pembuka lowongan. Namun ada yang berbeda dari lowongan kerja satu ini.
Pada tangkapan layar sebuah pesan langsung yang beredar di media sosial, seorang pencari kerja menanyakan soal lowongan kerja yang ia lihat.
Ia bertanya tentang lokasi dan gaji pokok yang diberikan.
Lowongan tersebut adalah lowongan untuk counter HP atau toko ponsel.
"Ada gaji pokoknya enggak bu?" tanya pelamar pekerjaan.
"Satu bulan Rp 2 juta," ungkap pemberi pekerjaan.
Kemudian pencari kerja tersebut menanyakan tenggat waktu lamaran pekerjaan itu.
"Paling telat kapan bu lamarannya, soalnya belum bikin surat lamaran," tanya pencari kerja.
Namun bukan dijawab soal tenggat waktu, pelamar kerja malah mendapatkan jawaban yang tak terduga.
Baca Juga: Viral Bocah Cekatan Padamkan Api yang Nyaris Buat Rumahnya Kebakaran, Aksinya Terekam CCTV
"Maaf mbak, tapi dibutuhkan yang payudaranya besar. Soalnya buat menarik yang membeli HP," ungkap pemberi kerja secara terang-terangan.
Tangkapan layar yang diynggah oleh akun Twitter @jawafess itu tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Sepintas dari nama tempat dan lokasi persis di deket rumah aing nih, tapi semoga saja bukan. Soalnya yang kerja di situ emang rata-rata gede semua," komentar warganet.
"Kasihan kami yang tepos," imbuh warganet lain.
"Udah lah kalau semua loker syaratnya gini aku tak jadi undur-undur saja," tulis warganet di kolom komentar.
"Padahal kan yang dijual HP kok syaratnya begitu," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan