Suara.com - Pernyataan Ketua Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer (Noel) yang membela terdakwa terorisme Munarman, kembali beredar di media sosial.
Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, dalam pernyataannya itu, Noel menyebut bahwa dakwaan terorisme terhadap Munarman adalah sebuah fitnah yang sengaja dilakukan oleh para pemeras kekuasaan.
Pernyataan Noel tersebut bdiungkapnya dalam sebuah video wawancara bersama KompasTV, yang dibagikan oleh warganet @bambangmulyono2, seperti dilihat dari Twitter, Rabu, 9 Maret 2022.
"Karena yang menteroriskan Munarman adalah mereka yang memainkan berita-berita hoaks ini," tutur Immanuel Ebenezer dalam video tersebut.
Ia menegaskan bahwa dirinya mengenal betul siapa Munarman, sehingga tuduhan teroris yang dilayangkan sangat tidak masuk akal, katanya.
"Munarman ini kawan saya. Kita tau track record dia, saya tau bagaimana dia berinteraksi dan dia adalah aktivis gerakan," sambung Noel.
Komisaris BMUN ini pun menjelaskan, kasus yang menimpa Munarman itu sengaja dimanfaatkan oleh beberapa pihak untuk kepentingan politik.
"Ada para calo-calo di dalam lingkaran kekuasaan dan juga di luar kekuasaan yang memanfaatkan Munarman," tuturnya.
Menurutnya, Munarman sengaja difitnah oleh oknum-oknum tertentu untuk kepentingan kekuasaan tertentu.
"Munarman dijadikan alat untuk memeras kekuasaan, nah ini kan para calo-calo ini kan ahli fitnah," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, pada persidangan kasus tindak pidana terorisme atas terdakwa Munarman, Noel datang sebagai saksi yang meringankan pada 23 Februari lalu.
Noel mengatakan kehadirannya sebagai saksi adalah keinginannya pribadi. Ia juga berkeyakinan Munarman bukan seorang teroris lantaran dia tidak pernah mendengar suatu seruan yang disampaikan eks Sekretaris Umum FPI itu untuk memusuhi negara maupun melakukan gerakan inkonstitusional.
Berita Terkait
-
Soal 5 Ciri Penceramah Radikal dari BNPT, Novel Bamukmin Beri Tanggapan Tegas: Jauh dari Kami
-
Update Dampa Gempa Pasaman Barat: 14 Orang Meninggal, 6.000 Mengungsi, 2.022 Rumah Hancur
-
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap11Terduga Teroris di NTB dan Lampung
-
Terkait Berdarnya Daftar 180 Penceramah yang Dianggap Radikal, BNPT Klaim Tak Pernah Merilis
-
Terkait Wacana Jabatan Presiden 3 Periode, Pendukung Anies Sebut Hasil Survei Elektabilitas Ganjar Patut Diragukan
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Dinilai Multitafsir, Pasal Larangan Menghasut Tak Beragama Digugat Mahasiswa ke MK
-
Arus Balik Nataru di Daop 1 Jakarta Masih Padat, Puluhan Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Vital
-
Banjir Rob di Jakarta Utara, Pasukan Biru Kerahkan Pompa Mobile di Titik Vital
-
Tiket Kerap Ludes, TIM Umumkan Jadwal Pertunjukan dan Jam Buka Loket Planetarium Terbaru
-
Waspada! Hujan Petir dan Angin Kencang Mengancam Jakarta Siang Ini
-
Ada Penebangan Pohon, Ini Daftar Halte Transjakarta Koridor 8 yang Terdampak
-
RPI Optimistis Jenderal Sigit Wujudkan Transformasi Budaya Polri di Tahun 2026, Ini Alasannya
-
Boni Hargens: Kapolri Sukses Kawal Prabowo-Gibran, Sinyal Transformasi Budaya Polri di 2026
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Puluhan Tersangka Ditangkap di Berbagai Kota
-
Ajang 'Pajang CV' Cari Jodoh: Fenomena Cindo Match di Mall of Indonesia