Suara.com - Beredar video yang memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin sedang berpidato di hadapan ribuan tentara militer Rusia.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna Widhas pada 3 Maret 2022. Akun ini mengunggah video berdurasi satu menit.
Dalam video yang diunggah, terdapat narasi berbahasa Indonesia yang menyatakan keprihatinan Putin terhadap kelangkaan minyak goreng yang terjadi di Indonesia.
Tak hanya itu, narasi video itu juga menyatakan Vladimir Putin akan mengirim penembak jitu ke Indonesia untuk membasmi para penimbun minyak goreng.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut.
"Vladimir Putin pun mengharapkan bahwa minyak goreng itu murah."
Lantas, benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, video yang menyatakan keprihatinan Putin terhadap kelangkaan minyak goreng di Indonesia sekaligus akan mengirimkan penembak jitu untuk membasmi penimbun minyak goreng itu tidak benar.
Baca Juga: Sekjen PBB Desak Rusia Hentikan Pertumpahan Darah di Ukraina
Faktanya, video yang beredar itu bukanlah pidato Putin menyampaikan keprihatinannya atas kelangkaan minyak goreng, melainkan video saat Putin berpidato saat Perayaan Kemenangan Rusia ke-71 di Lapangan Merah, Mockow pada 9 Mei 2016 silam.
Melalui pencarian gambar yang dilakukan Turnbackhoax.id, terdapat video identik dengan unggahan tersebut yang berasal dari YouTube berita CGTN yang diunggah 9 Mei 2016 berjudul "Victory Day: Military parade held on Moscow’s Red square".
Dalam keterangan video itu, Rusia merayakan parade Hari Kemenangan tahunan dalam rangka menandai berakhirnya Perang Dunia II di Lapangan Merah Moskow. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan lebih dari 13.000 tentara akan berbaris di seluruh negeri pada hari Senin saat itu.
Selain itu, ada 71 pesawat dan 200 unit perangkat keras militer yang dipamerkan. Tanggal 9 Mei setiap tahunnya di Rusia diperingati untuk menandai kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman pada 1945 silam.
Seiring dengan memanasnya konflik Rusia dan Ukraina, banyak beredar video Putin dengan berbagai narasi yang disebut membahas persoalan di Indonesia yang telah diverivikasi sebagai konten yang menyesatkan oleh Turnbackhoax.id.
KESIMPULAN
Berita Terkait
-
Sekjen PBB Desak Rusia Hentikan Pertumpahan Darah di Ukraina
-
Stok Minyak Goreng Kosong Dua Pekan, Pedagang Pasar di Pekanbaru Ngamuk
-
Dievakuasi Ukraina, Kemenlu: Total 120 WNI Sudah Kembali ke Indonesia
-
CEK FAKTA: Geger Jokowi Larang Umat Islam Berkerumun di Masjid Apalagi Saat Idul Fitri, Benarkah?
-
Pakai Peci, Duta Besar Ukraina Vasyl Hamianin Kunjungi Muhammadiyah, Minta Dukungan Hentikan Invasi Rusia
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen