Suara.com - Kejadian kuli bangunan yang menjadi tumbal proyek saat sedang memasang atap rumah menjadi viral. Bagaimana tidak, kepalanya sampai menyangkut di genteng, tetapi tetap gengsi untuk meminta tolong.
Momen ini dibagikan oleh akun Instagram @dagelan. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah mendapatkan 100 ribu tanda suka.
"Selalu ada penyesalan," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Selasa (15/3/2022).
Dalam video, terlihat kuli bangunan itu merupakan pria paruh baya. Ia sedang memaku kayu yang akan digunakan sebagai rangka atap genteng rumah.
Awalnya, kuli bangunan ini memaku kayu dengan penuh semangat. Ia sudah memasang rangka atap di bagian kiri sampai tengah. Namun, kuli ini rupanya tidak melanjutkan sampai ujung.
Ia justru memaku kayu lagi dari bagian kanan ke tengah. Walau begitu, baik rangka atap bagian kanan dan kiri terpasang dengan rapi berkat kepiawaian kuli tersebut.
Sayang, semua itu berubah saat sang kuli sudah sampai tengah. Ia mulai memaku kayu untuk atap rumah dengan penuh tenaga, tanpa sadar kepalanya terjepit.
Posisi kepala kuli bangunan itu sendiri menyembul di atas rangka atap. Selesai memaku kayu terakhir, kepalanya ternyata terjepit karena jaraknya yang terlalu mepet.
Alhasil, ia tidak bisa bergerak dengan posisi kepala terkunci di atap. Sang kuli terlihat berusaha menarik kepalanya ke bawah, tetapi tetap tidak bisa keluar.
Baca Juga: Viral, Ucapan Semangat Dari Ridwan Kamil untuk Anak Muda di IKN Nusantara, Bikin Terharu
Ia juga mendorong kepalanya ke atas, namun lagi-lagi caranya tidak efektif. Alhasil, sang kuli mulai terlihat panik saat menyadari dirinya telah terkunci di genteng.
Aksinya semakin menunjukkan kepanikan saat berusaha menghancurkan atap genteng dengan palu. Menariknya, sang kuli terlihat gengsi meminta tolong dan berusaha membebaskan diri seorang diri.
Sontak, momen tersebut langsung membuat warganet ikut ngakak. Mereka menuliskan beragam komentar kocak sampai ledekan di kolom komentar melihat kejadian tersebut.
"Kepalanya nyangkut kayak pemain saham," celutuk warganet.
"Definisi hidup udah ruwet dibikin tambah ruwet," komentar warganet.
"Mempersulit hidup," sahut warganet.
Berita Terkait
-
Viral, Ucapan Semangat Dari Ridwan Kamil untuk Anak Muda di IKN Nusantara, Bikin Terharu
-
Respon Ustaz Adi Hidayat Soal Logo Halal Kemenag: Baiknya Logo yang Diperkenalkan Mudah Dipahami
-
Dinas Kesehatan Kaltim Klaim Cakupan Vaksinasi Covid-19 Terbanyak ke-5 Seluruh Indonesia, Luar Biasa!
-
Kemendagri Minta Kepala Daerah yang Berakhir Masa Jabatannya Siapkan Penyusunan RPD 2023-2026
-
Jika Jokowi Kemah di Titik Nol IKN, Diagendakan Tinjau Vaksinasi di Sepaku, Ada 650 Dosis yang Disiapkan Besok
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Sepanjang 2025, Ini 14 Putusan MK yang Paling Jadi Sorotan
-
Gakkum Kehutanan Tangkap DPO Pelaku Tambang Ilegal di Bukit Soeharto
-
Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun
-
Buruh Tuntut UMP DKI Rp5,89 Juta, Said Iqbal: Ngopi di Hotel Saja Rp50 Ribu!
-
Menuju Nol Kasus Keracunan, BGN Perketat Pengawasan Makan Bergizi Gratis di 2026
-
Pakar Hukum Tata Negara: Ketua MK Suhartoyo Ilegal!
-
Dokter Tifa Bongkar 6 Versi Ijazah Jokowi, Sebut Temuan Polda Blunder
-
Pakar Bongkar Dasar Hukum Perpol 10/2025, Polisi Aktif Bisa Jadi Sekjen-Dirjen
-
BGN Respons Isu Susu Langka: Pemerintah Akan Bangun Pabrik dan 500 Peternakan Sapi
-
Tuntut Kenaikan Upah 2026, Massa Buruh dari Jakarta dan Jabar Padati Kawasan Monas