Suara.com - Ketegangan antara Rusia dan Ukraina memicu kekhawatiran akan pecahnya perang yang lebih besar. Termasuk potensi pecahnya Perang Dunia III menggunakan senjata nuklir.
Karena itulah tak heran topik soal PD III terus menjadi sorotan publik, termasuk yang disampaikan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Akun Instagram @faktaduniakini kemudian mengunggah video di mana Putin sedang berbicara dalam beberapa sesi diskusi. Dalam keterangannya, disebut Putin membahas soal PD III serta menyinggung perihal nubuat Nabi Muhammad SAW.
Bahkan akun Instagram tersebut mengklaim Putin bisa menerangkan secara logis mengenai nubuat Nabi Muhammad SAW. "Gamblang! Putin Jelaskan secara Logis Nubuat Nabi Muhammad," begitulah judul yang disematkan pada video.
Namun benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, menemukan bahwa Putin sama sekali tidak menyinggung soal Nabi Muhammad SAW dan nubuatnya dalam berbagai diskusi tersebut.
Di videonya, Putin hanya menjelaskan soal prediksi ilmuwan Albert Einstein mengenai Perang Dunia IV dalam sebuah sesi tanya jawab tahunan di Moskow, Rusia. Lebih tepatnya, pembahasan soal prediksi Einstein itu disampaikan pada 7 Juni 2018.
Video lengkap beserta transkrip acara tersebut bisa ditemukan di situs c-span.org. Putin menerangkan soal prediksi Einstein tersebut pada menit 04:04 samoai 04:45.
Baca Juga: Rusia Dapat Sanksi, Sri Mulyani Ungkap Dampaknya Bagi Ekonomi RI
"Ingat Einstein berkata, 'Saya tidak tahu akan seperti apa Perang Dunia III, tetapi Perang Dunia IV akan menggunakan kayu dan batu'," tutur Putin, seperti dikutip dari transkrip acaranya pada Rabu (16/3/2022).
"Jadi Perang Dunia III kemungkinan menjadi akhir dari peradaban modern," imbuhnya.
Selain itu, potongan video diskusi lain yang digunakan adalah pada pertemuan Klub Diskusi Valdai tertanggal 19 Oktober 2018. Salah satu topik yang sangat disorot di pertemuan tersebut adalah keyakinan Putin bahwa masyarakat Rusia akan meninggal sebagai martir.
Misalnya saja kanal YouTube Daily Mail yang mengunggah video tersebut dengan judul "Vladimir Putin announces 'Russians wil go to Heaven as martyrs'".
Di sesi diskusi itu Putin menyinggung soal Perang Nuklir dan potensi kerusakan yang ditimbulkan. Putin menegaskan bahwa Rusia tidak akan melancarkan serangan nuklir kecuali untuk membalas.
"Tentu saja perang nuklir adalah bencana besar. Tetapi saya ulangi, kita tidak bisa menjadi orang pertama yang menginisiasi (serangan nuklir), kita tidak membuat serangan pencegahan," tutur Putin.
Tag
Berita Terkait
-
Rusia Dapat Sanksi, Sri Mulyani Ungkap Dampaknya Bagi Ekonomi RI
-
Meta Kini Larang Warganet Hina Rusia dan Vladimir Putin
-
Ukraina Klaim Lima Anak Tewas Setiap Hari Sejak Invasi Rusia Dimulai
-
Serangan Rusia ke Ukraina: Kota-kota yang Hancur Kini Gali Kuburan Massal
-
Jepang Mulai Rasakan Dampak Sanksi Rusia, Harga Makanan Laut Beranjak Naik
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'