Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) terus berupaya proaktif untuk menggerakkan sektor pariwisata dari sisi permintaan maupun pasokan di masa pemulihan ekonomi tahun ini.
Seiring dengan gelaran kompetisi balapan tingkat dunia, Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2022, BNI kembali melakukan gebrakan dari sisi pasokan penginapan wisata dengan mengoptimalkan Kawasan Wisata Anak Negeri (Kawan) BNI.
Corporate Secretary BNI Mucharom di Jakarta, Sabtu (19/3/2022) menyampaikan, Kawan BNI merupakan bentuk kontribusi perseroan terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di Destinasi Super Prioritas Indonesia.
Dengan program ini, diharapkan wisata berkelanjutan berbasis komunitas dapat berkembang, memberi manfaat bagi masyarakat sekitar, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
"Melalui program ini pula kami berkomitmen untuk menyatukan nilai bersama dengan para pemangku kepentingan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals," katanya.
Mucharom melanjutkan, BNI memiliki 11 Unit Homestay di Dusun Rangkep Satu, Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah yang dapat dijadikan sebagai alternatif akomodasi bagi para wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut, terutama saat gelaran MotoGP Mandalika 2022 berlangsung di Sirkuit Mandalika.
Selama pagelaran MotoGP 2022 ini, unit Homestay BNI di Dusun Rangkep Satu ini hanya berjarak 5 menit dari lokasi sirkuit Mandalika telah terisi penuh.
Di samping itu, BNI juga telah memberikan bantuan infrastruktur yaitu pekerjaan rabat jalan di area homestay Dusun Rangkep Satu sehingga dapat memudahkan pengunjung/ wisatawan dan masyarakat setempat untuk mengakses lokasi Homestay BNI.
"Bantuan lainnya yang telah diberikan BNI seperti pekerjaan sumur bor dan pompa serta pembangunan Sentra UMKM yang nantinya akan berguna untuk memasarkan produk UMKM serta menjadi sentra pelatihan bagi UMKM di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah," imbuh Mucharom.
Baca Juga: Mandalika Diguyur Hujan Deras Jelang Balapan MotoGP, Pawang Hujan Gagal?
Dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia, BNI juga mengadakan program apresiasi bagi para nasabah. Melalui mekanisme loyalty, atensi, dan retensi spesial nasabah ini, BNI memberikan kesempatan untuk nasabah kartu kredit, tabungan, dan deposito untuk menyaksikan langsung MotoGP Mandalika 2022.
Selain itu BNI juga mengajak warga sekitar yang kurang mampu, untuk menyaksikan ajang Internasional balap MotoGP seri kedua di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat 19-20 Maret 2022. BNI berharap program tersebut dapat menjadi harapan bangkitnya perekonomian di tengah situasi pandemi Covid-19 tanah air, terutama di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Mucharom menuturkan, animo nasabah untuk menonton MotoGP Mandalika 2022 sangat tinggi. Dengan program ini, diharapkan nasabah lebih setia dan aktif menggunakan berbagai produk BNI.
"Yang terpenting bagi kami adalah mengapresiasi nasabah sekaligus memeriahkan ajang balap motor dunia paling bergengsi. Kami pun berharap ini menjadi momentum untuk dapat menstimulasi konsumsi masyarakat dan pemulihan ekonomi lebih baik khususnya di daerah Nusa Tenggara Barat, Bali dan sekitarnya," sebutnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mandalika Diguyur Hujan Jelang Balap MotoGP, Netizen: Pawang Hujan Jadi Sorotan Dunia
-
Race MotoGP Mandalika Dimulai Pukul 16.15 WITA, Hujan Sudah Reda
-
Batal Tampil di MotoGP Mandalika, Marc Marquez Diterbangkan ke Barcelona
-
Sirkuit Diguyur Hujan Deras, Start MotoGP Mandalika Ditunda
-
Atraksi 'Mistis' di Sirkuit Mandalika, Dovizioso Takjub, Quartararo Tengil
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara