Suara.com - Indonesia sudah berhasil menyelenggarakan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah pada Minggu (20/3/2022). Tak pelak kata-kata kunci terkait masih menjadi pembicaraan panas warganet bahkan sampai hari ini.
Salah satunya adalah soal sosok pawang hujan yang dipekerjakan saat MotoGP Mandalika. Sosok Rara Istiati Wulandari, atau yang akrab disapa Mbak Rara, bahkan menjadi sorotan internasional karena aksinya dalam mengendalikan hujan.
Belakangan salah satu yang sangat disoroti adalah profilnya. Bahkan akun Twitter @txtdarikorporat mengunggah tangkapan layar profil akun LinkedIn sang pawang hujan yang sukses memmbuat publik salah fokus.
Bagaimana tidak? Pasalnya profesi yang dicantumkan Rara di profil LinkedIn-nya cukup mengejutkan, yakni sebagai Cloud Engineer.
"Rara Istiati Wulandari. Cloud Engineer at MotoGP Mandalika," begitulah tulisan yang tertera di bio profil Rara, dikutip Suara.com dari akun Twitter @txtdarikorporat, Senin (21/3/2022).
Padahal melansir indonesiacloud.com, Cloud Engineer adalah software engineer yang fokus pada penggunaan layanan penyimpanan cloud secara efektif, termasuk untuk membangun aplikasi dan berbagai tetek bengeknya.
Tim Suara.com lantas mencoba menelusuri profil LinkedIn Rara yang menjadi viral di media sosial ini. Ketika dibuka di hasil pencarian akun LinkedIn dengan nama "Rara Istiati Wulandari", tertulis profesi yang berbeda dari yang diunggah oleh akun Twitter @txtdarikorporat.
Alih-alih Cloud Engineer, profesi yang dicantumkan Rara adalah sebagai ahli cuaca.
"Rara Istiati Wulandari. Weather and Cloud Expert at Mandalika Grand Prix Association," tulis Rara, seperti terlihat di akun LinkedIn-nya.
Baca Juga: Petugas Kebersihan Sirkuit Mandalika Ngeluh, Penonton MotoGP Ninggalin Sampah hingga Barang Aneh
Ada dua pengalaman kerja yang terlihat dicantumkan Rara di profil LinkedIn-nya. Salah satunya ketika dikontrak untuk menjadi pawang hujan di MotoGP Mandalika.
Meski profil yang menjadi viral di media sosial adalah hasil editan, namun warganet tetap meramaikannya dengan banyak komentar.
"Cloud engineer nya canggih. Amazon, google, microsoft, dll harus belajar sama suhu nih," komentar warganet.
"Setelah sekian lama baru tau pekerjaan para Cloud Engineer di perusahaan-perusahaan kerjanya kayak mba-mba di Mandalika ini. Thank you motogp insight-nya," ujar warganet.
"Literally the cloud engineer," imbuh warganet lain, lantaran Rara benar-benar berurusan dengan awan hujan.
"Dia bisa buka jasa pawang ujan buat negara lain ngga si," celetuk warganet.
"Sepertinya aku kuliah waktu itu salah jurusan. Harusnya masuk jurusan ini," seloroh warganet.
"Ya lord, cloud engineer, bmkg menangis melihat linkednya," timpal yang lainnya.
Utas selengkapnya dapat dibaca di sini. Sedangkan profil LinkedIn Rara Istiati bisa diakses di sini.
Berita Terkait
-
Petugas Kebersihan Sirkuit Mandalika Ngeluh, Penonton MotoGP Ninggalin Sampah hingga Barang Aneh
-
Aksi Rara Pawang Hujan MotoGP Ternyata Mirip Adegan Salah Satu Tokoh di Anime ini, Berikut Kesamaanya
-
Anak Pawang Hujan Mandalika Nangis Gegara Aksi Ibunya Dihujat, Publik: Ibumu Orang Hebat!
-
Sosok Mirip Valentino Rossi Muncul di Mandalika Sampai Ada yang Minta Foto Bareng, Warganet: Legend Hadir
-
Warganet Bandingkan Rara Pawang Hujan dengan Mensos Risma: Harusnya Mbak Rara Duet Sama Bu Risma
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Israel Serang Iran, Bom Meledak di Teheran!
-
Pramono Anung Usul Haul Ulama Betawi Jadi Agenda Rutin HUT Jakarta
-
PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
-
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Dalami Kasus Suap Jabatan Desa yang Jerat Sudewo
-
Jakarta Ramadan Festival 2026, Bundaran HI Tampil Bercahaya Selama Bulan Suci
-
KPK Ungkap Modus Mobil Operasional Berpindah-Pindah di Kasus OTT Bea Cukai
-
Nasib 185 Lapangan Padel Tak Berizin di Jakarta: DPRD Minta Penertiban Bertahap dan Berkeadilan
-
Ramadan dan Lebaran Ubah Pola Perjalanan, Mobilitas Makin Terkonsentrasi Jelang Hari H
-
Kejagung Ajukan Banding Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
-
Diduga Ilegal, Satgas PKH Segel Tambang Nikel Milik Bos Malut United