Hari meninggal di usia 58 tahun pada Senin (24/9/2018), pukul 10.40 WIB setelah sempat menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.
Menurut kakak tertua, Budi Priyanto (63), Hari meninggal karena penyakit stroke yang dideritanya sejak beberapa waktu lalu.
Latar Belakang Idayati
Idayati lahir pada tanggal 26 Mei 1966 dalam situasi politik yang tidak menentu pada waktu itu. Diketahui, Idayati saat ini berstatus sebagai janda setelah ditinggal suaminya, yaitu Hari Mulyono, meninggal dunia pada usia 58 tahun.
Suami Idayati tersebut meninggal dunia di Rumah sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) pada hari Senin, 24 September 2018 lalu.
Hari Mulyono merupakan teman kuliah Presiden Jokowi saat masih menjadi mahasiswa di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Tidak hanya itu, Hari Mulyono juga diketahui pernah bekerja di perusahaan milik Joko Widodo.
Dari pernikahannya dengan Hari Mulyono, Idayati dikaruniai dua orang anak yang diberi nama Septiara Silvani Putri dan Adityo Rimbo Galih.
Dilamar Ketua MK
Pemilik nama lengkap Dr. Anwar Usman, S.H., M.H. merupakan lelaki kelahiran Bima, pada 31 Desember 1956. Anwar Usman kemudian menjabat sebagai ketua MK untuk masa periode 2 April 2018 hingga 6 April 2026.
Baca Juga: Profil Idayati: Adik Jokowi yang Akan Dinikahi Ketua MK Anwar Usman
Sebelum melamar Idayati, Anwar Usman diketahui telah memiliki istri bernama Suhada yang meninggal dunia pada 26 Februari 2021. Dari pernikahan tersebut Anwar Usman dikarunia tiga orang anak, yaitu Kurniati Anwar, Khairil Anwar, dan Sheila Anwar.
Berita Terkait
-
Perselisihan Rumah Tangga Dominasi Penyebab Perceraian di Indonesia
-
Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?
-
Nama Jokowi Diseret dalam Kasus Kuota Haji Gus Yaqut, PSI Kasih Pembelaan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
5 Fakta Aksi Warga Tolak Party Station di Kartika One Hotel Lenteng Agung
-
Arkadia Digital Media akan Gelar Seminar Nasional Profesionalisme Penegakan Hukum dan Iklim Usaha
-
Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
Jelang Hadapi Saksi, Nadiem Makarim Mengaku Masih Harus Jalani Tindakan Medis
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Singgung Alasan Medis Nadiem Makarim, Pengacara Minta Penahanan Dibantarkan
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Febri Diansyah: Dialog Publik soal Fakta Sidang Bukan Obstruction of Justice
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak