Suara.com - Pemprov DKI Jakarta mengungkap kemungkinan konser penyanyi asal Kanada, Justin Bieber di Jakarta bisa saja dibatalkan. Hal ini berdasarkan kondisi pandemi Covid-19 jelang acara 3 November mendatang.
Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Iffan mengatakan, dalam menggelar acara, pihaknya juga mengacu pada aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di ibu kota. Jika nantinya level PPKM dinaikan dan konser dilarang digelar, maka bisa saja acara tersebut dibatalkan.
"Kita lihat saja, kita belum tahu. Karena pandemi kita enggak ada satupun yang bisa memprediksi ke depannya seperti apa," ujar Iffan saat dihubungi Suara.com, Kamis (24/3/2022).
Terlebih lagi ketika setelah libur idul fitri dan masyarakat melakukan mudik, angka penularan Covid-19 kerap meningkat lagi. Bahlan, jkka nantinya izin sudah sempat dikeluarkan tapi pemerintah mengubah aturan, maka acara tersebut tak bisa dipaksa untuk digelar.
"Lebaran saja kita enggak tau apakah nanti tren kasusnya naik ya. Pertimbangannya harus matang. Bisa dibatalin," jelasnya.
Biasanya, kata Iffan, butuh waktu 2-3 bulan peninjauan perizinan sebelum konser dilaksanakan. Namun, sejauh ini Iffan menyatakan pihaknya belum menerima permohonan resmi dari promotor.
"Biasanya dua bulan sebelum ya. Karena nanti ada namanya sensor. Sensor terkait bagaimanna perizinan keimigrasiannya. Apakah dia sudah memiliki izin untuk show di sini, terus bagaimana izin kepolisiannya," pungkasnya.
Justin Bieber siap menggelar konser bertajuk 'Justice World Tour' di Indonesia. Pelantun Baby itu disebut bakal tampil pada Kamis, 3 November 2022.
Baca Juga: Justin Bieber Gelar Konser di Jakarta, Begini Respons Wagub DKI
Informasi ini mulai viral di Twitter lewat postingan akun penggemar Justin Bieber, @JBanalytics. Ia berkicau konser sang idola siap digelar pada penghujung tahun.
"Justin Bieber akan kembali ke Indonesia, 3 November 2022," kicau si akun, Rabu (23/3/2022).
Kabar tersebut juga diperkuat dengan laporan NME soal lokasi konser Justin Bieber.
Untuk tur dunia kali ini, Justin Bieber bakal menyapa penggemar di kawasan Asia. Daerah itu meliputi Malaysia, Jepang dan tentunya Indonesia.
Justin Bieber akan tampil di Malaysia pada 22 Oktober 2022. Informasi tiket pun sudah tersedia dalam acara yang dihelat di Bukit Jalil National Stadium ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
Terkini
-
Kemen PPPA Kecam Aksi Ibu Mutilasi Bayi di Jember, Soroti Dampak Pernikahan Dini dan Pengasuhan
-
3 Pelajaran Berharga dari Venezuela Agar Sektor Energi Indonesia Tak Mudah Didikte Global
-
DPR Kritik Keras Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS: Ancaman Nyata Kedaulatan Dunia
-
Disambut Pendukung, Nadiem Makarim Jalani Sidang Kasus Chromebook Usai 2 Kali Ditunda
-
Ini Kata Pemprov DKI soal Usulan Pencabutan Bansos Keluarga Pelaku Tawuran
-
Korea Utara Sebut Serangan di Venezuela Jadi Contoh Sifat Jahat dan Biadab Amerika Serikat
-
Besok Dimulai! Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Salemba Tengah, Siap-Siap Ubah Rute Anda
-
Zero Tawuran 2026: Bisakah DKI Wujudkan Mimpi Besar Ini Setelah Insiden Manggarai Terbaru?
-
Aktivitas Erupsi Masih Tinggi, Semeru Alami Puluhan Gempa Letusan dalam Enam Jam
-
China soal Serangan AS ke Venezuela: Tak Ada Negara yang Berhak Jadi 'Polisi Dunia'