Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami aset milik Bupati Penajam Paser Utara nonaktif Abdul Gafur Mas'ud yang diduga disamarkan atas nama pihak lain.
Abdul menjadi tersangka dalam kasus suap barang dan jasa serta izin lahan di Pemerintah Kabupaten PPU.
Saksi yang diperiksa KPK untuk mendalami kekayaan Abdul, antara lain Nur Afifah Balqis yang kini sudah dijadikan tersangka. Nur seorang bendahara umum Partai Demokrat Balikpapan yang memiliki tugas membantu Abdul menerima aliran uang.
"Pendalaman keterangan antara lain terkait dengan peran saksi yang aktif membantu tersangka AGM (Abdul Gafur Mas'ud) dan dugaan adanya berbagai aset milik tersangka AGM yang diatasnamakan pihak-pihak tertentu," kata pelakana tugas juru bicara KPK Ali Fikri, Sabtu (26/3/2022).
Selain Nur, KPK juga memeriksa Direktur PT. Harapan Bersama Pasir Kwarsa, Amatdin Tamin, terkait pemberian izin perusahaan tambang yang diberikan Abdul Gafur.
"Dikonfirmasi antara lain terkait dengan pemberian dan persetujuan izin aktifitas pertambangan bagi perusahaan saksi yang diterbitkan oleh tersangka AGM (Abdul Gafur Mas'ud)," katanya.
Abdul ditangkap dalam operasi tangkap tangan bersama lima tersangka lainnya.
KPK menyita uang sekitar Rp1 miliar serta di dalam rekening milik tersangka Nur Afifah Balqis sebesar Rp447 juta.
Mereka ditangkap di sebuah mal di Jakarta. Nur diduga menjadi penampung uang-uang yang didapat Abdul dari sejumlah rekanan yang mengerjakan proyek di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Tag
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih
-
Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos
-
Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'
-
Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam
-
Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor
-
Drone Hantam Pembangkit Nuklir UEA, Trump Ancam Iran: Waktu Kalian Hampir Habis
-
Kronologis Dua Pesawat Tempur Amerika Serikat Tabrakan di Udara
-
Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!
-
Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi
-
Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!