Suara.com - Presiden El Salvador Nayib Bukele, pada Minggu (27/3), memerintahkan agar keadaan darurat maksimum dideklarasikan di semua penjara, di mana para anggota geng yang ia tuding melakukan gelombang kekerasan baru-baru ini sedang menjalani hukuman.
Langkah ini diumumkan hanya beberapa jam setelah Kongres, juga atas permintaan presiden, mengesahkan keadaan darurat yang akan membatasi jaminan individu dan setelah terjadi 62 pembunuhan pada Sabtu (26/3) saja.
Menyitat laman VOA, Senin (28/3/2022), sebagai perbandingan, terdapat 79 kasus pembunuhan sepanjang bulan Februari.
Sementara itu, pihak berwenang meningkatkan patroli dan penggerebekan oleh polisi dan aparat keamanan di seluruh penjuru negara itu, dengan penekanan spesial pada daerah-daerah di lingkungan perumahan tempat geng bermukim.
Pembunuhan yang terjadi pada Sabtu (26/3) lalu tampaknya terkait dengan geng-geng jalanan yang terkenal kejam di negara itu, yang praktis mengontrol banyak daerah permukiman di ibu kota.
Polisi Nasional El Salvador melaporkan bahwa mereka telah menangkap lima pemimpin Mara Salvatrucha atau MS-13, yang mereka klaim telah memerintahkan pembunuhan pada akhir pekan ini.
Berita Terkait
-
HP tak Boleh Dipegang hingga Minta Cerai, Wanita Ini Tewas Dibunuh Suami Sendiri yang Terbakar Cemburu
-
Istri Dibunuh Secara Sadis oleh Suami di Rejang Lebong, Pelaku Masih Buron
-
Nyawa Pria di Sumut Melayang di Tangan Adik Kandung
-
Nova Anjar Sari Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Suami Diburu Polisi
-
Bekasi Sepekan: Geger Pembunuhan Karyawati di Cikarang, Bajaj Ditabrak KRL hingga Polemik Klub Atta Halilintar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!
-
22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah
-
Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang
-
BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI