Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, pada Minggu (27/3), mengatakan negaranya siap mempertimbangkan untuk menyatakan netralitas dan menawarkan jaminan keamanan untuk Rusia, termasuk status bebas nuklir.
“Jaminan keamanan dan netralitas, status bebas nuklir negara kami, kami siap mengupayakannya. Ini adalah poin paling penting. Ini adalah poin pertama dan utama untuk Federasi Rusia, sejauh yang saya ingat,” kata Zelenskyy dalam wawancara dengan media berita independen Rusia sebagaimana disitat dari laman VOA, Senin (28/3/2022).
Tetapi ia menambahkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin harus bertemu langsung dengannya guna mencapai suatu kesepakatan untuk mengakhiri konflik.
“Ia harus keluar dari sana dengan kakinya sendiri dan datang menemui saya,” lanjutnya.
Wawancara Zelenskyy dilakukan dengan sejumlah wartawan dari situs berita Meduza dan stasiun televisi Dozhd. Kedua media tersebut serta surat kabar bisnis liberal Kommersant telah diblokir oleh pemerintah Rusia.
Pengawas media Rusia Roskomnadzor mendesak media Rusia agar tidak menerbitkan wawancara itu dan menyatakan telah meluncurkan investigasi mengenai latar belakang bagaimana wawancara tersebut diselenggarakan.
Namun demikian, wawancara tersebut diterbitkan oleh beberapa jurnalis bersangkutan dan dirilis oleh kantor Zelenskyy.
Berita Terkait
-
Lisensi Android Dicabut Google, Produsen Ponsel Rusia Bakal Pakai HarmonyOS Huawei
-
5 Momen Menarik dan Mengejutkan Oscar 2022, Ada Will Smith Tampar Chris Rock
-
Perundingan Rusia-Ukraina Bakal Berlanjut di Turki, Presiden Erdogan: Kami Siapkan Segala Dukungan
-
Presiden Ukraina: Negara Penghasil Migas Bertanggung Jawab Atas Serangan Rusia
-
Volodymyr Zelenskyy Berbicara Kepada Media, Rusia Minta Agar Tak Disiarkan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
-
Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz
-
Update Muktamar NU 2026: Jadwal, Lokasi, dan Teka-teki Calon Ketua Umum
-
KontraS Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Impunitas
-
Hotel Burj Al Arab Dubai Tutup Total Selama 18 Bulan, Dampak Serangan Drone Iran
-
Mengapa Donald Trump Unggah Foto Dirinya Mirip Yesus?
-
Iran Sebar Video AI Yesus Pukul Kepala Donald Trump Sampai Jatuh ke 'Neraka'
-
8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti