Suara.com - Pembangunan jalan yang mudah untuk diakses memang tak sepenuhnya dinikmati seluruh warga Indonesia.
Apalagi di daerah-daerah terpencil pedesaan yang sering kali belum tersentuh pembangunan jalan.
Dalam hal ini, potret tak meratanya pembangunan jalan terekam dalam video yang beredar di media sosial.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @terangmedia, terlihat sekumpulan warga tengah melewati jalanan rusak. Jalan tersebut masih berupa tanah, belum diaspal atau dicor.
Tak hanya itu, jalan yang menanjak dengan kondisi masih tanah hanya bisa dilewati kendaraan sepeda motor jenis trail.
Di belang sepeda motor, ada sekumpulan warga yang tengah menandu orang yang sakit.
Para warga tersebut memanggul orang sakit dengan bantuan bambu dan sarung. Sementara orang yang sakit dimasukkan ke dalam sarung.
"Terlihat dalam video seorang warga yang sedang sakit ditandu oleh beberapa orang untuk pergi ke rumah sakit," tulis akun tersebut.
Menurut keterangan, video itu diambil di Dusun Rapahombo, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Baca Juga: Viral! Aksi KDRT Suami kepada Istri di Depan Anak, Publik Berharap Pelaku Masuk Neraka
"Lokasi desa yang tepat berada di tengah hutan, dan berada 33,5 kilometer dari pusat kota Jombang, membuat warga nyaris tak bisa keluar dan masuk desa seenaknya. Jalan yang masih bertabur batu dan tanah, membuat akses jalan sepanjang 15 kilometer dari pusat Kecamatan Ploso, begitu sulit untuk dilalui warga saat keluar masuk desa," imbuh akun @terangmedia.
Video tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Dana desa digelontorkan hampir 1 milyar buat desa desa kemana," komentar warganet.
"Jangan ke presiden, kayak gini tanya ke perangkat desanya. Anggaran buat desa pasti ada tapi enggak tau kemana," imbuh warganet lain.
"Ibu @khofifah.ip tolongin bu," tulis warganet di kolom komentar.
"Gimana nih pak @jokowi," balas warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba