Suara.com - Ahmad Sahroni diisukan akan maju di panggung Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Namun, beberapa pertanyaan muncul terkait reputasi dan karir politik Ahmad Sahroni. Berikut ini detail jejak karir politik Ahmad Sahroni yang akan mengajukan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Ahmad Sahroni memiliki gelar H. Ahmad Sahroni, S.E., M.I.Kom adalah seorang pengusaha dan kemudian menjadi politisi di Partai Nasional Demokrat. Karir politiknya dimulai saat ia berhasil menjadi penguasaha.
Karir Politik Ahmad Sahroni
Ahmad Sahroni bergabung dengan Partai NasDem. Ahmad Sahroni lahir pada 8 Agustus 1977 dan merupakan seorang anggota DPR RI dua periode sejak tahun 2014 dari Dapil atau Daerah Pemilihan DKI Jakarta III. Ahmad Sahroni saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI periode 2019 hingga 2024. Ahmad Sahroni juga ditunjuk oleh Gubernur DKI Jakarta 2021 yakni Anies Baswedan sebagai Ketua Pelaksana Formula E 2022.
Ahmad Sahroni juga menjabat sebagai Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sejak 2019 hingga saat ini. Ahmad Sahroni sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Dewa Pimpinn Wilayah (DPW) DKI Jakarta sebagai Bendahara DPW pada tahun 2013 hingga 2014 dan Ketua DPW pada 2014 hingga 2015.
Pekerjaan Ahmad Sahroni sebelumnya yakni menjabat sebagai PT Niaga Gemilang Samudera, sebagai supir. Tahun 1998 hingga 1999, PT Millenium Inti Samudera, sebagai supir. Tahun 1999 hingga 2000, PT Millenium Inti Samudera, sebagai Staff Operasional. Tahun 2001, PT Millenium Inti Samudera, sebagai Kepala Operasional.
Tahun 2002 hingga 2003, PT Sagakos Intec, sebagai Direktur Utama. Tahun 2003 hingga 2005, PT Sagakos Intec, sebagai Direktur Operasional. Tahun 2003, PT Ekasamudera Lima, sebagai Direktur Utama. Tahun 2005 hingga 2014, PT Ruwanda Satya Abadi, sebagai Direktur Utama. Tahun 2008 hingga 2013.
Berkaitan dengan karir politiknya, Ahmad Sahroni pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Koperasi dan Wiraswasta DPP Mahasiswa Pancasila (MAPANCAS), sebagai . Tahun 2012 hingga 2016, Ketua Bidang Ekonomi GARDA Pemuda Nasdem, sebagai.
Tahun 2013, Bendhara Umum DPW DKI Jakarta Partai Nasdem, sebagai BENDUM. Tahun 2013, Bendhara Fraksi Partai Nasdem DPR RI, sebagai BENDUM. Tahun 2014, Plt. Ketua DPW Partai Nasdem DKI Jakarta, sebagai KETUA. Tahun 2014 hingga 2015, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Biar Diberkati, Tim Adam Deni Akan Gelar Selamatan sebelum Laporkan Ahmad Sahroni ke KPK
Demikian karir politik Ahmad Sahroni yang diajukan menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Warisan Dorce Gamalama Diperebutkan, Azka Corbuzier Siap Jatuhkan Vicky Prasetyo
-
Biar Diberkati, Tim Adam Deni Akan Gelar Selamatan sebelum Laporkan Ahmad Sahroni ke KPK
-
Adam Deni Siap Bongkar Dugaan Korupsi Ahmad Sahroni
-
Adam Deni Teriak Sebelum Sidang Kasus Unggah Dokumen Pembelian Sepeda Ahmad Sahroni: Lawan Koruptor!
-
Eksepsinya Ditolak, Adam Deni Akan Laporkan Ahmad Sahroni ke KPK
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Guru Ungkap Isi Pesan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Begini Isinya
-
Militer Yordania Menembak Jatuh 4 Rudal Iran yang Terobos Masuk Wilayah Udara Mereka
-
Modus Tanya Izin Berujung Palak Rp300 Ribu, Oknum Satpol PP DKI Terancam Sanksi Berat
-
Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset
-
Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi
-
Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS
-
Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih
-
Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?