Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengubah bandara tujuan saat melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu (30/3/2022). Kalau biasanya Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 mendarat di Pangkalan TNI AU Adi Sutjipto, Kabupaten Sleman, kini Jokowi mendarat di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kabupaten Kulon Progo.
Di bandara tersebut, Jokowi sempat meninjau sejumlah fasilitas dan melihat kedisiplinan calon penumpang dalam menerapkan protokol kesehatan.
Beberapa hari menjelang Ramadan, Jokowi ingin mengecek kesiapan bandara tersebut khususnya menyambut mudik Lebaran tahun ini. Tak hanya itu, Jokowi juga sempat menyapa sejumlah penumpang.
“Mau kemana Bu?” tanya Jokowi kepada seorang calon penumpang.
“Medan Pak,” jawab Ibu tersebut.
Jokowi pun menanyakan tentang penerbangan ke Medan, apakah langsung atau transit di Jakarta.
“Langsung Pak,” jawab ibu tersebut.
“Tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan ya,” kata Jokowi.
Turut mendampingi Jokowi antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.
Baca Juga: Kunker Ke Jawa Tengah, Jokowi Bakal Tinjau Infrastruktur Pariwisata Di Candi Borobudur
Berita Terkait
-
Kunker Ke Jawa Tengah, Jokowi Bakal Tinjau Infrastruktur Pariwisata Di Candi Borobudur
-
Hadapi Ancaman Dampak Perubahan Iklim, Jokowi Minta Pengembangan Sistem Peringatan Dini yang Canggih
-
Dikira akan Minta Solusi Masalah Minyak Goreng, PKS Kecewa dengan APDESI: Malah akan Deklarasi Dukung Jokowi 3 Periode
-
Jokowi Tolak Gelar Bapak Pembangunan Desa dari Apdesi, Kenapa?
-
APDESI Koar-koar Minta Presiden 3 Periode, Auto Kena Sentil Legislator Demokrat: Jangan Dorong Terus Jokowi Tiru Orba!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik