Suara.com - Pemerintah Kota Semarang baru-baru ini meluncurkan SHIELD (Spatial Holistic Integrated Environment and Land Division).
SHIELD dibangun di kantor Dinas Penataan Ruang pada Jumat (1/4/2022). Sistem ini dibangun dalam upaya memperkuat kota yang ramah untuk semua khusunya dalam bidang penataan ruang.
Peluncuran SHIELD kemudian gencar disosialisasikan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi melalui media sosialnya.
Sayangnya, unggahan Hendi soal SHIELD tak mendapat sambutan baik dari publik.
Banyak warganet melayangkan kritik terhadap SHIELD terutama pada logonya.
Pasalnya logo SHIELD Kota Semarang disebut mirip dengan dengan SHIELD milik Marvel.
"Halo Marvel," komentar warganet terkait dengan logo SHIELD milik Pemkot Semarang.
"Copyright woi," imbuh warganet lain.
"Mereka pikir mereka berbuat sesuatu," tulis warganet di kolom komentar.
"Semoga ini cuma candaan," balas warganet lain.
"Meski bukan buat komersil juga, dan SHIELD ini juga perusahaan fiksi, tetep aja yang punya lisensi penuh adalah @Marvel, kecuali kalau mengadaptasi dari logo shield yang ada, enggak bisa asal dipakai apalagi buat pemerintah daerah," timpal lainnya.
Atas berbagai kritik yang mengalir, Hendi akhirnya menghapus unggahan mengenai SHIELD.
Namun dalam akun Instagram resmi @distaru.kotasemarang, mereka menyebutkan bahwa SHIELD dibangun atas filosofi, yakni perisai dalam hal membangun perkotaan, mempercepat ekonomi, investasi, dan kesejahteraan.
Sementara soal logo, mereka memakai logo tersebut bukan untuk kepentingan komersial sehingga merasa tidak ada masalah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!