News / Metropolitan
Senin, 04 April 2022 | 12:01 WIB
Kiri logo SHIELD Pemkot Semarang kanan SHIELD Marvel

Suara.com - Pemerintah Kota Semarang baru-baru ini meluncurkan SHIELD (Spatial Holistic Integrated Environment and Land Division).

SHIELD dibangun di kantor Dinas Penataan Ruang pada Jumat (1/4/2022). Sistem ini dibangun dalam upaya memperkuat kota yang ramah untuk semua khusunya dalam bidang penataan ruang.

Peluncuran SHIELD kemudian gencar disosialisasikan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi melalui media sosialnya.

Sayangnya, unggahan Hendi soal SHIELD tak mendapat sambutan baik dari publik.

Banyak warganet melayangkan kritik terhadap SHIELD terutama pada logonya.

Pasalnya logo SHIELD Kota Semarang disebut mirip dengan dengan SHIELD milik Marvel.

Kiri logo SHIELD Pemkot Semarang kanan SHIELD Marvel

"Halo Marvel," komentar warganet terkait dengan logo SHIELD milik Pemkot Semarang.

"Copyright woi," imbuh warganet lain.

"Mereka pikir mereka berbuat sesuatu," tulis warganet di kolom komentar.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Melonjak, Wali Kota Semarang Sebut Pasien yang Meninggal Karena Belum Divaksin Lengkap

"Semoga ini cuma candaan," balas warganet lain.

"Meski bukan buat komersil juga, dan SHIELD ini juga perusahaan fiksi, tetep aja yang punya lisensi penuh adalah @Marvel, kecuali kalau mengadaptasi dari logo shield yang ada, enggak bisa asal dipakai apalagi buat pemerintah daerah," timpal lainnya.

Atas berbagai kritik yang mengalir, Hendi akhirnya menghapus unggahan mengenai SHIELD.

Namun dalam akun Instagram resmi @distaru.kotasemarang, mereka menyebutkan bahwa SHIELD dibangun atas filosofi, yakni perisai dalam hal membangun perkotaan, mempercepat ekonomi, investasi, dan kesejahteraan.

Sementara soal logo, mereka memakai logo tersebut bukan untuk kepentingan komersial sehingga merasa tidak ada masalah.

Load More